Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Manchester City Paling Boros di Bursa Transfer

Pembelian Jack Grealish oleh Man City menjadi pembelian paling besar yang terjadi musim ini.(facebook.com/mancity)

MURIANEWS, Jakarta- Bursa transfer kerap identik dengan jual beli atau pinjam pemain demi memperkuat skuad. Meski demikian, satu hal yang kerap terlupakan, aktivitas transfer itu juga memiliki efek untung atau rugi dari sebuah klub pada jendela transfer tersebut.

Pada bursa transfer awal musim ini sejumlah klub-klub besar atau klub-klub kaya harus absen dari papan atas tim-tim yang mendapatkan keuntungan.K lub-klub besar seperti Manchester City, Manchester United, Paris Sain-Germain, hingga Bayern Munchen sibuk menguatkan pasukan demi mendapatkan trofi pada musim ini.

Mereka fokus pada pembelian pemain, namun tidak diimbangi dengan penjualan pemain lain. Man City menjadi salah satu tim yang bisa dikatakan paling boros menggunakan uangnya di bursa transfer musim ini.

BACA JUGA: Bursa Transfer, Sejumlah Klub Mengeruk Untung

Mereka jika dikalkulasi mengalami kerugian sekitar 88,7 juta euro atau setara Rp1,494 triliun. Man City pada bursa transfer kali ini menghabiskan uang belanja mencapai 127,5 juta euro dengan total penjualan hanya 38,80 juta euro saja.

Pembelian Jack Grealish dari Aston Villa sebesar 118 juta euro adalah pembelian termahal mereka. Sementara mereka mendapatkan sedikit pemasukan dari penjualan yang mereka lakukan.

Situasi lebih parah dialami Arsenal, yang kini terseok-seok di awal liga. Mereka diketahui mengalami minus 134,70 juta euro. Total pengeluaran The Gunners dalam perekrutan pemain pada musim ini mencapai 165,60 juta euro.

Sejumlah pemain mereka belin, namun hanya bisa mendapatkan pemasukan dari peminjaman pemain sebesar 30,9 juta euro. Manchester United juga merugi 110,90 juta euro. Mereka membeli Raphael Varane dan Ronaldo di bursa transfer musim ini.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...