Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jumani Masuk Bursa Sekda Pati, Anggota Dewan Protes

Jumani saat memberikan keterangan kepada wartawan. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Nama Jumani masuk dalam salah satu dari tiga peserta yang lolos tes dalam bursa calon Sekda Pati. Munculnya nama pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Inspektorat Pati tersebut justru menimbulkan polemik.

Bahkan banyak anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pati yang menolak. Wakil Ketua II DPRD Pati Muhammadun membenarkan hal tersebut.

Pihaknya menyebut, dari 25 anggota Badan Anggaran (Banggar), setidaknya ada 21 anggota yang menyatakan penolakan jika Jumani menjadi sekda. Bahkan penolakan itu diakuinya muncul secara spontan.

“Itu spontan mereka menolak. Kalau alasannya apa, saya juga tidak tahu. Yang tahu masing-masing diri mereka. Tetapi, 21 anggota memang menyatakan menolak,” katanya, Rabu (1/9/2021).

Sementara Jumani saat ditemui mengaku mendengar terkait informasi penolakannya masuk dalam tiga besar bursa Sekda Pati. Namun, pihaknya tidak mempersoalkan ikhwal penolakan tersebut. Bahkan dirinya mengatakan kalau perbedaan pendapat itu suatu hal yang wajar.

“Tahu (kalau ada penolakan dari DPRD), tapi secara pribadi saya baik, tidak ada masalah. Untuk kepastiannya, apakah ada penolakan atau tidak, kepastiannya saya kurang tahu,” terangnya.

Kemudian terkait hasil akhir jabatan Sekda Pati, pihaknya pun mengaku pasrah kepada Bupati Pati Haryanto. Sebab, ada tiga calon yang lolos mengikuti tes dengan nilai tinggi, kemudian akan dikoordinasikan dengan gubernur dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Hasil akhir kan yang menentukan Pak Bupati, kalau saya serahkan kepada beliau,” imbuhnya.

Baca: Tiga Pejabat Tunggu Restu Ganjar Sebelum Dipilih Jadi Sekda Pati

Untuk mengikuti seleksi Sekda tersebut, ia  juga mengatakan tidak mempunyai ambisi khusus. Hanya saja, dia melihat ada peluang yang bisa menunjang karir, kemudian dia mengikuti proses seleksi. Selain itu, secara teknis persyaratan juga memenuhi.

Selain Jumani, duan ama lain yang lolos tes seleksi yakni Teguh Widiatmoko Plt Kepala Dinas Perhubungan, dan Wahyu Setyawati yang saat ini menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Tiga nama ini tengah dikirimkan ke Gubernur Ganjar Pranowo untuk mendapat rekomendasi dan kemudian dilanjutkan ke KASN.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...