Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tidak Bisa Mendapat Mbappe, Camavinga-pun Jadi

Setelah Madrid gagal memburu Mbappe, maka Camavinga-pun jadi. (facebook.com/camavinga)

MURIANEWS, Madrid- Setelah gagal dalam ‘pengejarannya’ terhadap Kylian Mbappe, Real Madrid akhirnya ‘menubruk’ Eduardo Camavinga. Pemain internasional Prancis itu akhirnya menjadi pembelian Real Madrid di akhir penutupan bursa transfer musim ini.

Gelandang klub Stade Rennais itu baru berusia 18 tahun. Namun dalam Euro 2020, penampilannya bersama Tim Nasional Prancis telah menarik perhatian banyak klub. Salah satunya adalah Real Madrid.

Ketika sudah tak bisa mendapatkan Mbappe, Camavinga-pun jadi rekrutan terakhir Real Madrid. Pemain Prancis itu akan menerima kontrak jangka panjang di Madrid hingga Juni 2026.

Camavinga yang sebelumnya masih menyisakan kontrak hingga 2022 di Stade Rennais, akhirnya dibeli Real Madrid dengan transfer 30 juta euro. Harga ini dipastikan menjadi yang tertinggi untuk pemain muda. Jika tidak dijual musim ini, maka Stade Rennais tidak akan mendapatkan kompensasi.

Setelah mendapatkan panggilan untuk pertama kalinya bersama Timnas Prancis di Euro 2020, nama Camaviga langsung melejit. Penampilannya yang cemerlang membuat banyak klub raksasa Eropa mendelakatinya.

Dalam 88 pertandingan untuk Stade Rennes, ia terlibat langsung dalam tujuh gol. Pemain ini menjadi rekrutan Real Madrid yang kedua, setelah David Alaba berhasil mereka tangkap dalam status free transfer dari Bayern Muenchen.

Meski harus membayar mahal Camavinga, Real Madrid tampaknya tidak menghadapi masalah soal finansial mereka. Los Blancos sebelumnya telah menjual Raphael Varane dengan harga 78 juta euro ke Manchester United.

Kemudian juga menjual Martin Odegaard ke Arsenal dan melanjutkan masa peminjaman Brahim Díaz di AC Milan. Sehingga sampai saat ini Real Madrid masih cukup banyak memiliki dana segar.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Transfermark

Comments
Loading...