Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Buka Luwur, Balai Desa Janggalan Kudus Jadi Pasar UMKM Dadakan

Pasar UMKM di Balai Desa Janggalan Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus membuat inovasi ‘Gelaran Dagangan Rakyat (Geladra)’ di Kompleks balai desa setempat, Rabu (1/9/2021). Alhasil, Balai Desa Janggalan berubah menjadi pasar dadakan.

Geladra ini digelar untuk kembali menggeliatkan perekonomian UMKM di desa setempat.

Sedikitnya, ada sepuluh UMKM yang menggelar dagangan ada yang kelompok, ada pula yang perseorangan. Terlihat pula, sejumlah warga hingga para santri pondok desa setempat berdatangan membeli dagangan UMKM yang telah digelar.

Kepala Desa Janggalan Noor Aziz mengatakan, Geladra digelar merupakan serangkaian kegiatan untuk menyambut buka luwur Mbah Djenggolo (sesepuh desa setempat, red).

Biasanya prosesi buka luwur Mbah Djenggolo yang digelar pada hari Jumat terakhir bulan Muharram itu, dengan serangkaian acara keagamaan.

“Kami ingin menyinergitaskan buka luwur dengan kegiatan sosial ekonomi. Kami batasi sepuluh UMKM, agar bisa untuk penambahan pendapatan penghasilan warga di masa pandemi. Geladra rencananya kami gelar dua hari sampai besok,” katanya, Rabu (1/9/2021).

UMKM yang terlibat, lanjut dia, bukan hanya UMKM dari perseorangan masyarakat. Ada juga dari kelompok UMKM ibu-ibu Jamiyah Manakib dan Nariyah desa setempat.

Ia menjelaskan, ada berbagai macam produk UMKM yang diperjualbelikan di momen buka luwur tersebut. Mulai dari pakaian, aksesoris, masker, kuliner basah, hingga kuliner kering.

“Biasanya, berziarah ke makam Mbah Djenggolo menjadi agenda tahunan santri-santri pondok pesantren yang ada di desa kami. Jadi mereka (santri) ataupun warga sekitar bisa bersedekah dengan cara melarisi produk-produk yang dijual UMKM,” jelasnya.

Diketahui, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Sejumlah sarana cuci tangan sudah dipersiapkan, pengunjung juga wajib memakai masker dan imbauan tentang protokol kesehatan pun juga sudah ditempel di berbagai titik strategis.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...