Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tersisa Enam Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Kudus

Nakes tengah melintasi koridor Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga Rabu (1/9/2021) pagi masih bertahan di bawah angka 50 kasus, tepatnya 24 pasien. Bahkan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit hanya tersisa enam orang saja.

Sementara 18 pasien lain menjalani isolasi mandiri, karena tak bergejala atau gejalanya ringan.

Sementara jumlah akumulasi total Covid-19 di Kabupaten Kudus kini berada di angka 16.823 kasus. Dengan rincian 24 pasien aktif, 15.419 pasien sudah sembuh dan 1.380 pasien lainnya meninggal dunia.

“Sampai saat ini memang masih sering terjadi fluktuasi kasus, namun angkanya masih di bawah 50 kasus dan kami harapkan juga masih bisa berkurang lagi,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (1/8/2021) pagi.

Walau demikian, Hartopo berharap masyarakat Kabupaten Kudus untuk terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketika beraktivitas di luar rumah. Dengan begitu penularan Covid-19 di Kudus bisa ditekan semaksimal mungkin.

Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak ketika berada di kerumunan, serta mengurangi mobilitas. “Walau berapapun jumlah kasusnya, harus tetap berprokes,” ujarnya.

Pihaknya pun memastikan tetap akan memantau dan mengawasi kerumunan di Kota Kretek. Hanya, pihaknya akan lebih memfokuskan kewaspadaan pada orang luar Kudus yang baik disengaja atau kebetulan berkunjung di Kota Kretek.

“Justru orang luar daerah ini yang perlu diwaspadai karena kita tidak tahu statusnya apakah itu OTG atau tidak, kalau masyarakat Kudus sendiri kami pikir sudah tidak masalah,” kata Hartopo.

Pemkab, kemudian mengoptimalkan pengawasan pada orang luar daerah dengan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro. Ketua RT dan RW pun diharapkan punya peran lebih untuk ini.

“Sehingga ketika nanti ada orang luar daerah yang berkunjung, langsung didata, dilaporkan ke Satgas sehingga bisa terlacak dengan baik,” tegas dia.

Masyarakat di Kabupaten Kudus pun diharapkan untuk tidak lengah akan penerapan protokol kesehatan ketika berada di luar rumah. Sehingga benar-benar bisa menekan angka penularan Covid-19 di Kudus.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...