Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pengakuan Rudy Soal Kabar Anak Buahnya Peras Mantan Ajudan Jokowi

Ilustrasi. (Freepik)

MURIANEWS, Solo – Kasus pemerasan yang menimpa tiga pejabat di lingkungan Pemkot Solo saat ini masih ditangani polisi. Adapun korban merupakan tiga pejabat utama Pemkot Solo berinisial Ts, HN, dan T. Salah satu korban tersebut merupakan mantan ajudan Joko Widodo saat menjadi Wali Kota Solo.

Dalam perkembangannya, beredar kabar yang menyebutkan bahwa tersangka AS merupakan orang dekat mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Baca: Pemeras Eks Ajudan Jokowi Ternyata Ngaku Anak Buah ’Pak E’

Dikutip dari Solopos.com, Rudy (sapaan akrab FX Hadi Rudyatmo) membantah kabar tersebut. Ia menjelaskan, tidak ada orang dekatnya yang mempunyai kebiasaan meminta-minta uang.

Selama ini ia mengaku selalu menekankan agar tidak bermental meminta-minta, melainkan harus bermanfaat bagi sesama.

“Jadi kalau ada yang mengastanamakan saya lalu minta duit dan sebagainya, itu jelas bukan anak didik saya,” katanya.

Baca: Tiga Pejabat Pemkot Solo Jadi Korban Pemerasan, Salah Satunya Mantan Ajudan Jokowi

Ihwal pemerasan terhadap kepala dinas hingga Rp 60 juta, menurut Rudy, hal itu lantaran pelaku menakut-nakuti korban. Selain itu Rudy menilai korban mempunyai karakter lugu. “Korban niku wonge lugu gu ta niku,” sambungnya.

Sebelum akhirnya melapor ke polisi, menurut Rudy, korban berinisial Ts sempat melapor kepadanya ihwal tindak pemerasan yang dialami. Saat itu Rudy mengarahkan agar korban Ts melapor kepada kepolisian.

“Begitu teng kula ya [disarankan] laporan polisi wae. Nek wong sak Solo ya kenal kula, cedak kula. Lah njenengan wae kenal, cedak kalih kula. Niku [kasus pemerasan] perlu ditindak lanjuti polisi, tuman mengko ndakan,” tegasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...