Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sekda Jepara Blak-blakan Soal Niatnya Maju Pilkada 2024

Sekretaris Daerah Jepara, Edy Sujatmiko. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Pembebastugasan sementara Edy Sudjatmiko dari jabatannya sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) menuai berbagai asumsi. Aroma politis menyeruak seiring dengan abu-abunya duduk perkara.

Diberitakan sebelumnya, dengan dalil melakukan pelanggaran disiplin berat, Bupati Jepara Dian Kristiandi membebastugaskan sementara Edy dari jabatannya. Sejumlah pihak menengarai keputusan bupati itu ada kaitannya dengan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang.

Kepada MURIANEWS, Edy blak-blakan menjawab perseteruan yang menyebabkan riak-riak politik di berbagai kalangan tersebut.

Ditanya akankan dia berniat mencalonkan diri sebagai bupati Jepara, Edy justru menjawabnya dengan guyonan dan kelakar.

“Niat apa ora kan kita ora reti. Saiki aku takon, nik niat ngono iku aku salah opo ora? (Niat atau tidak kan, kita tidak tahu. Sekarang saya tanya, kalau niat seperti itu aku salah atau tidak?),” jawab Edy sambil tertawa, Selasa (31/8/2021).

Menurut Edy, mencalonkan diri atau tidak bukanlah pelanggaran. Pasalnya, jika Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mencalonkan diri, baru mengundurkan diri dari ASN.

Baca: Hampir Sebulan Dibebastugaskan, Sekda Jepara Belum Terima Surat Pemeriksaan

Soal asumsi konflik antara dirinya dan bupati, Edy memastikan hubungannya baik-baik saja. Setiap kali berkirim pesan, bupati juga selalu memberikan balasan positif.

Atas perselisihannya tersebut, Edy beraharap agar bupati lebih bijaksana dalam menyelesaikan persoalan. Dia berharap agar bupati menilai kinerjanya lebih objektif.

Edy mengaku sampai saat ini masih diam dan enggan melakukan perlawanan. Sebab, pihaknya ingin memberikan keteladanan kepada para ASN bahwa, dalam kondisi apapun, ASN harus tetap loyal kepada pimpinan.

“Orang itu jangan menghalangi nasib seseorang,” tutur Edy.

Ia tak menampik, jikapun saat ini berniat mencalonkan diri sebagai bupati, niat itu bisa saja berubah seiring berjalannya waktu.

“Niat kan, tidak ada kepastian. Niat kan isa molah-malih (niat kan bisa berubah-ubah, red). Toh, masih jauh. Masih tahun 2024 nanti,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...