Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mayoritas Guru SMA-SMK di Jepara Sudah Divaksinasi Covid-19

Pelaksanaan vaksinasi pelajar di salah satu sekolah di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tingkat SMA/sederajat di Kabupaten Jepara tinggal menunggu kelonggaran dari gubernur Jawa Tengah. Pasalnya, rata-rata gurunya sudah divaksin.

Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Jepara Aris Hidayanto menyatakan kesiapannya jika dalam waktu dekat PTM dilaksanakan di semua SMK. Diketahui, baru SMKN Kalinyamatan saja yang kini sudah menjalankan PTM tingkat SMK di Jepara.

Pihaknya menyebut, sudah 90 persen lebih guru-guru SMK yang ikut vaksinasi. Sedangkan, sisanya menunggu jadwal vaksinasi atau memang tidak bisa divaksin karena memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

“Hampir semua (guru SMK se-Jepara, red) sudah divaksin. Kecuali yang komorbid,” kata Aris, Selasa (31/8/2021).

Sedangkan untuk siswa, pihaknya memang hanya bisa mendorong agar mereka ikut vaksinasi. Sebab, menurutnya pihak sekolah tidak bisa memaksa para siswanya divaksin.

Meskipun begitu, pihaknya tetap memberikan pemahaman kepada para siswa mau divaksin.

Baca: Baru Dua SMA dan Satu SMK di Jepara Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Sementara itu, Ngaripah, Ketua MKKS SMA Kabupaten Jepara menyatakan, guru di SMAN 1 Mayong dan SMAN 1 Nalumsari seluruh sudah divaksin. Diketahui, hanya dua sekolah itu yang sudah melaksanakan PTM tingkat SMA di Jepara. Yang lain masih tahap simulasi.

“Guru dan tenaga pendidikan sudah semuanya (divaksin, red). Sudah lama. Maret lalu kami sudah divaksin semua,” jelas Ngaripah.

Sedangkan, lanjut Ngaripah, para siswanya masih sedikit yang sudah divaksin. Saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan kepada mereka.

Selain vaksinasi, setiap sekolah juga sudah membuat aturan main pembelajaran. Terutama pengaturan protokol kesehatan yang benar-benar ketat. Sebab itulah yang paling utama dalam pelaksanaan PTM ini.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...