Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Melawan saat Ditangkap, Tiga Maling Spesialis Mobil Mewah di Jateng Ditembak Polisi

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Djuhandani menanyai anggota komplotan pencuri mobil mewah saat pers rilis di Semarang, Senin. (ANTARA)

MURIANEWS, Semarang – Polda Jawa Tengah meringkus tiga anggota komplotan maling spesialis mobil mewah yang beraksi di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah. Dalam penangkapan tersebut, petugas terpaksa menembak kaki tiga pelaku tersebut karena berusaha melawan saat ditangkap.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djuhandani mengatakan ketiga pelaku yang ditangkap berinisial MH, RJ dan AN. Ketiganya tercatat beraksi di tiga lokasi di wilayah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga.

Dari ketiga lokasi itu, komployan ini sudah membawa kabur Honda CRV, Toyota Fortuner dan Mitsubhisi Pajero Sport sejak beraksi antara Maret- Agustus ini. Semua barang curian dijual kembali ke Lampung.

“Jadi mobil-mobil hasil curian ini dijual ke Lampung. Ketiga tersangka ini juga ditangkap di Lampung. Dalam penangkapan, petugas terpaksa menembak kaki ketiga tersangka karena melawan petugas saat ditangkap,” katanya seperti dikutip Antara, Selasa (31/8/2021).

Djuhandani menyebutkan, dalam menjalankan aksinya ketiga pelaku berbagi peran. Awalnya, ketiganya menentukan target daerah. Di sana, mereka pun mengontrak rumah singgah.

“Pelaku kemudian berkeliling dengan menggunakan sepeda motor untuk mencari target pemilik mobil mewah,” kata dia.

Setelah mendapat target, katanya, pelaku masuk ke dalam rumah korban yang sudah diincarnya untuk mengambil kunci mobil.

“Mobil lalu dibawa kabur dengan kunci yang diambil saat memasuki rumah korban,” tambahnya.

Dia menerangkan ketiga mobil yang dicuri itu dijual ke seorang penadah di Lampung berinisial IW dengan harga mulai Rp 60-80 juta. Namun, IW sudah keburu kabur saat akan ditangkap polisi sehingga kini masuk dalam daftar buron.

“Mobil sudah dijual lagi ditangan orang dan juga kita dapatkan di umah tinggal penadah,” tegasnya.

Djuhani menyebut ketiga pelaku sudah beraksi sejak Maret dan dibekuk pada awal Agustus 2021 lalu di Lampung. Atas perbuatannya ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 364 ayat (1) ke 3e,4e, dan 5e KUHP tentang pencurian dan terancam hukuman sembilan tahun penjara.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Antara

Comments
Loading...