Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ternyata Belum Semua Pemain BRI Liga 1 Divaksin Covid

BRI Liga 1 Indonesia. (FB)

MURIANEWS, Jakarta- Ternyata belum semua pemain di klub-klub peserta BRI Liga 1 mendapatkan vaksinasi Covid-19. Hal ini menimbulkan kekuatiran terhadap kemungkinan terjadinya penularan covid-19.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga, mengakui tentang hal ini. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita menyatakan tidak memungkuri hal ini. Namun, demikian pihaknya memastikan, pemain yang belum divaksin akan diproses untuk bisa mendapatkannya.

“Memang ada beberapa pemain yang belum divaksin, tapi persentasenya kecil sekali dan tidak akan mengganggu strategi tim untuk bertanding. Datanya ada dan sudah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan,” kata Hadian Lukita kepada CNNIndonesia.com, Senin (30/8/2021).

Hadian Lukita mengungkapkan ada berbagai hal yang membuat beberapa pemain di Liga 1 2021 belum mendapatkan vaksin Covid-19 dan jenis kasusnya berbeda-beda.

“Ada yang baru sekali vaksin, ada yang memang belum dua kali vaksin. Ada juga yang terbentur aturan, habis terpapar harus menunggu tiga bulan untuk bisa divaksin. Ini yang kami komunikasikan dengan Kemenkes,” katanya.

Hadian Lukita memastikan Kemenkes akan membantu pemain yang belum mendapatkan vaksin untuk segera bisa divaksin. Sebab, dua dosis vaksin buat pemain menjadi persyaratan wajib yang ditetapkan pemerintah untuk bisa bergulirnya Liga 1 2021.

Selain itu, LIB juga menerapkan aturan ketat mengenai hal ini. Hanya pemain yang telah menerima dua dosis vaksin yang bisa masuk dalam skuad. Sedangkan yang belum divaksin, tidak diperkenankan untuk masuk skuad.

“Untuk bisa divaksin juga kan harus dicek dulu. Ada yang tekanan darahnya belum memenuhi syarat. Yang pasti Kemenkes akan mengusahakan yang belum divaksin untuk divaksin karena itu masuk ke protap [prosedur tetap]. Yang pasti, kalau belum divaksin dua kali, pemain tidak bisa main,” tegas Hadian Lukita.

PT LIB juga baru saja bertemu dengan Kemenkes untuk mengevaluasi proses berjalannya protokol kesehatan di tiga laga awal gelaran Liga 1 2021. Hasilnya LIB mendapatkan penilaian yang bagus untuk penerapan prokes dengan sistem baru PeduliLindungi dan vaksin.

Beriringan dengan hal tersebut, LIB telah mengedarkan jadwal lanjutan Liga 1 2021 sampai pekan keenam kepada klub peserta. Namun dalam jadwal tersebut masih dikosongkan stadion atau venue yang akan dipakai untuk masing-masing pertandingan.

“Klub membutuhkan jadwal tersebut, sejak beberapa hari lalu mereka sudah meminta. Jadi kami berikan semalam sambil melihat perkembangan di tiga pertandingan. Isinya 90 persen sama seperti yang telah dibuat sebelumnya.”

“Berdasarkan penyesuaian ada penambahan jadwal pertandingan di tiap akhir pekan. Tinggal tunggu approval dari Kepolisian, BNPB dan Ketua PPKM Jawa-Bali yang menurut kami akan merapatkannya malam ini dan memberikan jawaban setelah mengumumkan status PPKM lanjutan. Kalau lancar, Jumat nanti kita mulai lagi pertandingan,” tutup Hadian Lukita.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...