Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tinggal 17 Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Grobogan

Suasana di RSUD Purwodadi. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Kondisi ruang isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit yang ada di Kabupaten Grobogan saat ini cenderung lebih lega. Di mana, jumlah pasien yang dirawat hanya tinggal 17 orang.

Pada bulan Juni lalu, kondisi ruang isolasi di semua rumah sakit sempat penuh akibat terjadinya lonjakan kasus baru yang cukup signifikan.

Kapasitas tempat  isolasi di Grobogan totalnya ada 506 pasien yang tersebar pada delapan rumah sakit. Yakni, RSUD dr Soedjati (142), RS Panti Rahayu (168), RS Permata Bunda (46), RS Islam (34), RS PKU Muhammadiyah (30), RS Habibullah (28), RS Ki Ageng Selo (33), dan RS Ki Ageng Getas Pendowo (25).

Data yang ada di Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan menyebutkan, kondisi hari ini, Senin (30/8/2021), dari 506 ruang isolasi itu hanya diisi 17 pasien atau 3,36 persen yang tersebar di tujuh rumah sakit.

Masing-masing di RSUD dr Soedjati (5 pasien), RS Panti Rahayu (2), RS Permata Bunda (4), RS Islam (2), dan RS PKU Muhammadiyah (1), RS Habibullah (1), dan RS Ki Ageng Selo (2).

Sedangkan di RS Ki Ageng Getas Pendowo tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat. Dengan demikian, masih ada 489 tempat yang belum terpakai.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, grafik kasus aktif atau pasien yang masih menjalani perawatan karena terinfeksi Covid-19 di Grobogan tidak mengalami penambahan yang cukup banyak.

Laporan pada hari ini, jumlah kasus aktif Covid-19 masih ada 74 orang. Rinciannya, sebanyak 26 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan 48 orang lainnya isolasi mandiri.

“Menurunnya kasus aktif Covid-19 ini disebabkan makin banyaknya pasien yang sembuh dalam beberapa hari terakhir. Di sisi lain, penambahan kasus baru orang yang terkonfirmasi Covid-19 juga sedikit,” jelas Kepala BPBD Grobogan itu.

Untuk perkembangan hari ini, lanjut Endang, ada enam kasus baru, tiga pasien sembuh. Sehari sebelumnya, ada empat kasus baru, dua pasien sembuh dan jumlah kasus aktifnya ada 77 orang.

Dengan perkembangan hari ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 7.314 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 6.519, dan pasien meninggal 721 orang.

Meski tidak ada lonjakan kasus baru dalam beberapa hari terakhir, namun Endang tetap mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir.

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta jangan abai dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...