Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ngenes! Siswa SD di Kudus Ini Terpaksa Sekolah di Musala

PTM terbatas di SD 4 Prambatan Kidul Kudus yang digelar di musala sekolah. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Sekolah berbagai tingkat di Kudus mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM( terbatas mulai Senin (30/8/2021) harii ini. Salah satunya SD 4 Prambatan Kidul, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Namun, ada yang berbeda dengan PTM yang dilakukan di SD tersebut. Pasalnya, tak semua siswa bisa belajar di dalam kelas.

Mereka terpaksa belajar di musala bahkan hingga di ruang serbaguna. Penyebabnya, atap kelas mereka roboh sejak beberapa bulan terakhir.

Dari pantauan MURIANEWS, ada belasan siswa yang mengikuti PTM terbatas di sebuah musala yang ada di SD tersebut. Pasalnya, ada dua ruang kelas yang kondisinya ambrol tanpa atap. Dan satu ruang lain juga nampak atapnya nyaris ambrol.

“Ini terpaksa kami manfaatkan musala untuk pembelajaran. Karena ruangannya masih roboh dan menunggu pembenahan, entah kapan,” kata Kepala SD 4 Prambatan Kidul Himawanto, Senin, (30/8/2021).

Baca: Bupati Kudus Tak Janji Bisa Perbaiki SD 4 Prambatan Kidul Tahun Ini

Ia menyebut, musala dan ruang serbaguna di sekolahan akan terus dimanfaatkan sampai ketiga ruang yang kondisinya rusak sudah diperbaiki. Termasuk saat pelaksaaan penilaian tengah semester mendatang.

“Semesteran nanti ya tetap seperti ini, kalau di musala lesehan, di ruang serbaguna pakai kursi. Pasti ada orang tua yang komplain, tapi kondisinya memang seperti ini,” ucapnya.

Baca: Sudah Berbulan-bulan Atap Dua Kelas di SD 4 Prambatan Kidul Kudus Ambruk

Saat pelaksaan PTM terbatas itu, lanjut dia, teknis yang diterapkan di SD 4 Prambatan Kidul dibagi menjadi dua sif. Setiap sifnya hanya berdurasi dua jam.

“Jadi separuh pagi, separuh siang. Tapi untuk kelas satu itu masuk pagi semua, karena jumlahnya juga tidak terlalu banyak,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, dua ruang kelas di SD 4 Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kudus beratapkan langit. Atap di ruang kelas satu dan tiga tersebut telah roboh beberapa bulan lalu.

Tak hanya itu, ruang kelas dua juga telah lapuk dan nyaris ambruk. Terlihat isi ruangan tersebut telah dikosongkan, dan ada satu bambu yang digunakan untuk menyangga atap yang sudah lapuk itu.

 

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...