Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Level 2, Keterisian Hotel-Hotel Mulai Meningkat

Pengendara melintas di depan salah satu hotel di Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Sektor perhotelan di Kabupaten Kudus kini mulai bergeliat seiring menurunnya level PPKM Kota Kretek di Level 2. Kondisinya pun diakui jauh lebih baik dibanding saat Kudus berada di Level 4 PPKM.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kudus Tri Suyitno mengatakan, keterisian hunian hotel mulai berangsur naik sejak Kudus mengalami penurunan PPKM di Level 3. Kemudian semakin membaik lagi ketika Kudus berada di level 2.

“Sepekan terakhir sendiri naik sekitar 60 persen. Dibanding awal kemarin hanya sekitar 15 persen saja,” katanya, Senin (30/8/2021).

Tri mengatakan, penurunan level Kudus memang berdampak pada kunjungan masyarakat luar Kudus ke Kota Kretek. Sehingga tingkat hunian juga mulai mengalami kenaikan dan bervariasi di masing-masing hotelnya.

Apalagi, Pemkab Kudus telah mengizinkan objek wisata untuk buka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Ada  yang kepentingan bisnis hingga wisata, akhirnya jumlah keterisian kamar mulai naik kembali,” ujarnya.

Pihaknya pun optimis geliat ekonomi pada sektor perhotelan bisa berjalan perlahan namun pasti. Terlebih dengan adanya vaksinasi Covid-19 di Kudus yang juga terus digencarkan, sehingga meningkatkan persentase kekebalan kelompok.

Baca: Alhamdulillah, Dua Daerah di Jateng Masuk PPKM Level 2, Level 4 Masih 15 Kabupaten/Kota

Sales Marketing Manager Hotel @Hom Kudus by Horison Tika Encim mengakui sejak sepekan terakhir tingkat hunian hotel memang tengah melonjak.

“Kami rasa karena tingkat kasusnya mulai sedikit, Kudus juga kini berada di Level 2 PPKM,” kata dia.

Mayoritas tamu yang menginap di hotelnya sendiri kini kebanyakan merupakan tamu yang memang memiliki kepentingan bisnis di Kabupaten Kudus.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...