Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sidang Berujung Ricuh, Kubu Rizieq Bantah Kerahkan Massa

Massa mengumandangkan Salawat dan Takbir saat sidang putusan banding Habib Rizieq. (DETIKCOM/Agung Pambudhy)

MURIANEWS, Jakarta – Kubu Rizieq Shihab membantah pihaknya mengerahkan massa yang membuat kericuhan di luar gedung persidangan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, Senin (30/8/2021).

Pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengatakan tidak ada seruan kepada simpatisan untuk datang ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Di mana, pada saat itu, Rizieq Shihab mengikuti sidang putusan banding dalam kasus tes swab RS Ummi.

“Kalau dari Habib Rizieq enggak ada (seruan ke pendukungnya datang ke PT DKI). Itu spontanitas aja melihat di medsos, kalau hari ini ada sidang HRS yang RS Ummi,” kata Sugito dikutip dari CNN Indonesia, Senin (30/8/2021).

Meski begitu, Sugito tak menyangkal massa yang datang itu kemungkinan besar dari simpatisan dan pendukung Rizieq. “Kalau masalah ada massa yang datang itu kan massa spontanitas, mereka yang tahu dan mengetahui info ada sidang putusan hari ini,” ujar dia.

Sugito juga mengagap itu tidak perlu dipersoalkan. Sebab, lanjutnya, setiap orang memiliki hak menyampaikan aspirasinya dengan catatan dilakukan secara tertib.

“Kalau itu dilakukan secara tertib itu enggak ada masalah, dengan prokes. Itu hak dari warga negara untuk melakukan demo dan berpendapat,” kata Sugito.

Diketahui, massa sempat datang ke sekitar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengawal vonis banding Rizieq di perkara RS Ummi, Bogor. Banding Rizieq ditolak, sehingga tetap menjalani hukuman penjara selama 4 tahun.

Kericuhan massa dengan aparat keamanan sempat terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, usai hakim membacakan vonis banding yang diajukan Rizieq Shihab. Polisi juga terlihat menangkap sejumlah orang dalam kericuhan itu.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...