Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sidang Putusan Rizieq Ricuh, Polisi Amankan 15 Orang

Sejumlah massa pendukung Habib Rizieq melempar batu ke arah polisi, Jakarta, Kamis (24/6/2021). (DETIKCOM/Agung Pambudhy)

MURIANEWS, Jakarta – Sidang pembacaan putusan banding Habib Rizieq Shihab berlangsung ricuh. Sebanyak 15 orang yang diduga simpatisan Rizieq Shihab diamankan dalam kericuhan yang terjadi di sekitar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (30/8/2021).

Kericuhan itu pecah setelah hakim membacakan putusan banding Rizieq Shihab dalam kasus hasil swab palsu RS Ummi Bogor. Saat itu, polisi menghalau massa yang belum teridentifikasi dengan melemparkan gas air mata. Massa datang dalam jumlah cukup banyak dengan menggunakan truk.

Sebanyak 15 orang tersebut kemudian dibawa ke Polda Metro. Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo turut membenarkan, 15 orang tersebut merupakan simpatisan Rizieq.

Setyo mengatakan, mereka ditangkap karena melakukan anarkis dengan melakukan aksi pelemparan batu dan menutup jalan. “Tadi anarkis lempar batu dan nutup jalan, kita imbau bubar,” ucap Setyo, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (30/8/2021).

Kericuhan terjadi tak jauh dari Gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta usai sidang vonis banding kasus tes Swab RS Ummi dengan terdakwa Rizieq Shihab.

Sementara itu, dalam putusan itu Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memvonis Rizieq empat tahun penjara di tingkat banding.

“Putusannya adalah menguatkan, menerima permohonan banding dari para terdakwa dan penuntut umum. Yang kedua adalah menguatkan putusan pengadilan negeri Jaktim yang telah diputuskan lalu dan dimohonkan banding,” kata humas PT DKI Jakarta, Binsar Pamopo Pakpahan, Senin (30/8).

Selain Rizieq, hakim PT DKI juga menguatkan putusan PN Jaktim terhadap dua terdakwa lain dalam perkara ini yang mengajukan banding. Mereka ialah dr Andi Tatat dan menantu Rizieq, Hanif Alatas.

Dalam kasus ini, masing-masing terdakwa dalam perkara itu tetap akan menjalani hukuman pidana penjara selama satu tahun.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...