Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jokowi Apresiasi Rencana Konser 48 God Bless Berkarya

Presiden Joko Widodo dan Vokalis God Bless Ahmad Albar. (Instagram/@jokowi)

MURIANEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengapresiasi rencana konser 48 tahun God Bless berkarya yang akan digelar Selasa (31/8/2021). Dalam unggahan di Instagramnya, Jokowi menyebut menggemari band rock legendaris itu sejak masih remaja.

“Saya masih remaja belasan tahun ketika God Bless muncul dan berjaya di tanah air. Lagu-lagunya enak, musiknya asyik, lirik-liriknya menggugah. Siapa tak ingat lagu Huma di Atas Bukit, Panggung Sandiwara, atau Roda Kehidupan?” tulis Jokowi di Instagramnya, Senin (30/8/2021).

Jokowi pun memuji Ahmad Albar yang masih energik dan suaranya masih terjaga. Kepala negara ini pun mendukung dan mengapresiasi rencana konser virtual God Bless 48 tahun berkarya.

“Tak terasa sudah hampir setengah abad God Bless berdiri. Suara dan postur Mas Iyek masih seperti dulu. Bahkan pada 31 Agustus nanti, God Bless merayakan 48 tahun berkarya di kancah industri musik Indonesia dengan menggelar konser virtual ‘God Bless 48th Anniversary: Mulai Hari Ini’. Konser ini patut didukung. God Bless adalah bagian penting perjalanan sejarah musik tanah air,” katanya.

Diketahui, konser ini diselenggarakan Rockinlilo. Konser virtual tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi musisi lalinnya untuk tetap berkarya meski dalam masa pandemi Covid-19.

Dalam ketarangannya, CEO Rockinlilo Ramulo Radjadin, mengatakan apresiasi Jokowi disampaikan saat bersama Fendy Mugni, serta seluruh personel God Bless, yakni Achmad Albar, Ian Antono, Donny Patah, Abadi Soesman dan Fajar Sastritama saat ditemui di Istana Negara, pada Jumat (27/8).

“Presiden Jokowi sangat mendukung konser 48 tahun God Bless berkarya yang tidak hanya menampilkan pertunjukan musik, tetapi adanya misi dan visi penyelenggara untuk kebangkitan dunia pertunjukan di era pandemi COVID-19 agar ekosistem dunia bisnis pertunjukan bisa berjalan kembali, yaitu mulai membiasakan masyarakat menyaksikan konser online berbayar,” kata Lilo dikutip dari Antaranews.com.

“Selain itu, sosialisasi Peraturan Pemerintah nomor 56 mengenai royalti dan hak cipta dalam sebuah kegiatan pertunjukan musik,” katanya menambahkan merujuk kepada peraturan Pasal 3 PP 56/2021 yang menyebutkan bahwa setiap orang bisa menggunakan lagu dan atau musik dalam bentuk layanan publik yang bersifat komersial dengan catatan harus membayar royalti kepada pencipta, pemegang hak cipta dan atau pemilik hak terkait.

Lilo sendiri sudah menyampaikan paparannya pada Presiden Jokowi. Dalam pertemuan itu, Lilo menyampaikan persiapan konser yang sudah 90 persen.

“Presiden Jokowi menyatakan konser 48 tahun God Bless Berkarya harus bisa menjadi template untuk pelaksanaan pagelaran musik di masa pandemi yang bisa diduplikasi pelaku bisnis hiburan lainnya. Tidak hanya di kota besar saja, tapi juga di daerah-daerah atau desa-desa dengan penyelenggaraan yang lebih mikro,” ujarnya.

Pelaku bisnis pertunjukan tetap bisa mengadakan kegiatan dengan mematuhi protokol kesehatan dan menyosialisasikan kebiasaan baru di masa pandemi, yaitu menyaksikan konser online berbayar.

Dengan demikian, diharapkan roda ekonomi bisnis pertunjukan akan bisa berjalan kembali dengan tumbuhnya kesadaran dari seluruh masyarakat.

Konser ini juga dianggap menjadi sejarah bagi dunia musik Indonesia. “Karena baru pertama kalinya seorang Presiden memberikan penghargaan langsung kepada musisi Indonesia,” pungkas Lilo.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Antaranews.com

Comments
Loading...