Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemberlakuan Pajak Pascaproduksi Mengancam Kelangsungan TPI

Para pekerja mengangkut ikan di TPI Juwana (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Rencana Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang akan soal Penerimaan Negara Bukan Pajak (BNBP) sektor perikanan tangkap pascaproduksi, masih menjadi polemik di daerah.

Apalagi dengan besaran pajak 10 persen dari hasil tangkapan nelayan, hal ini dimungkinkan akan berdampak pada pendapatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Kabupaten/kota.

Kabid Pembinaan dan Pengelolaan TPI ( P2TPI) pada Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Pati Dwi Endang Subekti mengatakan, apabila pajak pasca produksi itu diberlakukan, kemungkinan TPI tidak bisa lagi menarik retribusi dari hasil tangkapan nelayan. Sehingga, hal ini bisa memutus pendapatan TPI dari retribusi tersebut.

“Nelayam ini kan sebelum melaut ada pembayaran izin dan lain sebagainya. Kemudian setelah melaut dan mendapatkan tangkapan, mereka harus setor pajak 10 persen. Kalau kita tarik retribusi lagi, mereka tidak mau bahkan menolak. Sementara kita sendiri tidak bisa memaksa,” katanya, Sabtu (28/8/2021).

Endang mengaku tidak bisa memaksa untuk menarik retribusi tersebut, lantaran apabila pajak pascaproduksi diberlakukan, kewenangan semuanua ada di KKP. Bahkan untuk regulasinya sendiri, sejauh ini juga belum jelas.

“Kalau misalnya ada dana bagi hasil dengan daerah atas pajak pascaproduksi tersebut, ini akan sedikit melegakan. Karena yang di daerah sekali pun tidak bisa menarik retribusi, tetapi tetap mendapatkan dana bagi hasil atas pajak pascaproduksi itu,” jelasnya.

Saat ini, kondisi TPI sendiri diakuinya cukup sepi, lantaran banyak nelayan yang belum berangkat melaut. Selain itu, pendapatan dari retribusi pelelangan ikan juga sepi, karena banyak ikan yang langsung dikirim ke coldstorage.

“Ini regulasinya juga tidak ada. Ikan yang langsung masuk ke coldstorage ini, mereka bebas biaya retribusi. Karena yang ditarik retribusi adalah yang masuk ke pelelangan. Ini juga yang membuat pendapatan kita jauh dari target PAD. lha sejauh ini belum ada regulasi terkait retribusi ikan yang masuk ke cold Storage untuk tetap dikenakan retribusi,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...