Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ziarah di Kudus, Rombongan Asal Purbalingga Ini Ngaku Semua Telah Vaksin

Rombongan peziarah Sunan Kudus asal Purbalingga tiba di Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah memberikan kelonggaran untuk beroperasi bagi sektor pariwisata. Namun, tempat wisata hanya diizinkan membuka maksimal 25 persen dari kapasitas normal di tempat wisata.

Tak hanya itu, Terminal Bakalan Krapyak Kudus juga sudah mulai beroprasi. Dimana, terminal tersebut biasanya digunakan untuk parkir bus rombongan peziarah Sunan Kudus.

Sabtu, (28/8/2021) sekitar pukul 10.00 WIB tadi, ada dua bus rombongan peziarah Sunan Kudus asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Saat datang, petugas Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus langsung memonitor rombongan tersebut. Melalui pengeras suara, petugas mewanti-wanti rombongan peziarah agar bisa tidak berkerumun, tetap memakai masker, dan mencuci tangan sebelum naik becak ataupun ojek untuk melanjutkan perjalanan ke makam Sunan Kudus.

Koordinator rombongan Peziarah asal Purbalingga, Sujud mengatakan, rombongan peziarah ini semuanya telah mengikuti vaksin Covid-19.

Alhamdulillah kami sudah vaksin semua, saya sarankan juga mereka (jamiyah yang ikut ziarah, red) bawa kartu vaksin,” ucapnya.

Ia menjelaskan, ada seratus orang dari rombongannya yang dating dengan menggunakan dua armada bus. Pihaknya pun menyebut, rombongan akan siap mengikuti seluruh ketentuan yang harus diikuti saat melakukan perjalanan di masa pandemi.

“Kami siap ikuti aturan protokol kesehatan yang berlaku. Jamiyah yang ikut ziarah ini masing-masing juga membawa masker lebih, jadi tidak cuma satu,” katanya.

Baca: Terminal Wisata Kudus Kembali Dibuka Setelah Tutup Tiga Bulan, Bus Peziarah Berdatangan

Rencananya rombongan akan melakukan ziarah ke walisongo. Agenda ziarah tersebut, sebenarnya sudah diagendakan semenjak tahun 2020 lalu, namun tertunda lantaran kasus Covid-19 tak kunjung melandai.

“Niatnya dari tahun dulu, tapi terpending baru bisa sekarang. Baru berani berangkat itu lihat dari TV PPKM dan kasusnya sudah mulai turun. Kami berangkat kemarin, sudah ke Sunan Gunung Jati, Sunan Kalijaga, dan ini ke Sunan Kudus setelah itu baru ke Sunan Muria dan lanjut ke Jawa Timur,” ujarnya.

Baca: Wisatawan Luar Daerah Wajib Vaksin Jika Ingin Piknik di Kudus

Sebelumnya Bupati Kudus HM Hartopo menyebut, pihaknya segera mewajibkan wisatawan luar daerah harus sudah vaksin jika ingin berkunjung ke objek wisata di Kota Kretek. Sarana prasarana penunjang pun akan segera dillengkapi.

Nantinya masing-masing objek wisata akan dilengkapi dengan barcode aplikasi PeduliLindungi untuk mengecek status vaksinasi wisatawan.

Apabila telah melaksanakan vaksinasi, maka diperbolehkan untuk masuk atau berwisata. “Nantinya seperti itu, wisatawan luar kota harus menunjukkan status vaksinasinya,” kata Hartopo, Kamis (26/8/2021).

 

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...