Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Viral Video Bupati Banjarnegara Katai Gus Dur ‘Picek’, GP Ansor: Itu Video Lama dan Sudah Minta Maaf

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono. (Istimewa)

MURIANEWS, Banjarnegara – Nama Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono kembali menjadi sorotan netizen. Hal ini setelah videonya yang menyebut Gus Dur picek (buta) menghiasi beberapa platform media sosial.

Video berdurasi 23 detik itu juga turut diunggah akun Twitter @H_Safardan_ pada Jumat (27/8/2021). Hingga Sabtu pukul 13.49 WIB, unggahan tersebut sudah di-like 908 orang dan di-retweets 391 orang.

Dalam video tersebut, Budhi Sarwono menyinggung perihal Gus Dur yang sempat menutup Departemen Penerangan dan Kementerian Sosial.

Baca: Sebut Nama Menko Luhut Penjahit, Bupati Banjarnegara: Maaf Saya Salah Ucap

Oh gini pak sekda, itu dinas yang lain ditutup kabeh bae. Bubarna kabeh nggo PU kabeh. Tak tandatangani saiki. Gusdur seng picek bae nutup dinas penerangan karo sosial. Apa maning wincin (Budhi Sarwono) seng matane melek. (Oh gini pak sekda, itu dinas ditutup semua aja. Bubarkan semua untuk dinas PU semua. Saya tandatangani sekarang. Gus yang matanya buta saja menutup Dinas Penerangan dan Sosial apalagi Wincin yang matanya bisa lihat),” kata Budhi dalam video tersebut.

Video tersebut pun mendapat banyak respon dari netizen. Kebanyakan respon tersebut bernada negative dan mengecam apa yang dikatakan sang bupati.

Baca: Sempat Viral di Medsos, Penyembelih Kucing di Grobogan Ternyata Punya Gangguan Jiwa

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Banjarnegara Wakhid Jumali mengajak semua untuk menahan diri. Pasalnya, video yang beredar tersebut ternyata merupakan kejadian pada tahun 2019 lalu dan sudah diselesaikan.

“Itu video sekitar Bulan Oktober 2019. Dulu memang sempat banyak yang prihatin dengan diksi pak bupati,” katanya seperti dikutip Detik.com.

Saat itu, pemuda Ansor menyampaikan pihaknya menyayangkan diksi yang dipakai Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono kepada Gus Dur. Saat tabayun kala itu, lanjut Wakhid, Budhi mengaku salah satu yang mengagumi sosok Gus Dur.

Baca: Duh! Nama Gus Dur Juga Tak Ada di Kamus Sejarah Indonesia

“Yang kami sayangkan itu diksinya. Walaupun pak bupati itu katanya mengagumi Gus Dur dan tidak ada tujuan menghina. Mungkin tidak mewakili isi hati, tetapi yang disayangkan diksinya,” terangnya.

Wakhid melanjutkan, saat tabayun Bupati Banjarnegara meminta maaf secara terbuka di depan Pemuda Ansor. Saat ini, ia pun mengajak warga NU, Gusdurian, Ansor dan yang lainnya agar tidak mudah terpancing.

“Secara terbuka sudah meminta maaf. Ada videonya juga. Jadi harus dimaafkan karena Gus Dur sendiri juga pemaaf. Kalau pesannya kepada Ansor, Gusdurian warga NU lainnya agar tidak terpancing. Kita kan punya budaya tabayun,” pesannya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...