Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Wisata di Kudus Sudah Boleh Buka, Tapi Ada Syaratnya

Wisata Balong Sangkal Putung, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akhirnya memberikan kelonggaran untuk sektor pariwisata di Kabupaten Kudus. Kini, pariwisata di Kudus sudah diperbolehkan buka, namun secara terbatas.

Izin ini dikeluarkan ini lantaran Kudus sudah masuk level 2 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Untuk wisata saat ini sudah diperbolehkan beroperasi, kami sudah keluarkan instruksi bupati (Inbup) untuk pelonggaran wisata,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Jumat (27/8/2021).

Dalam Inbup nomor 360/10/2021 tentang Implementasi Pengetatan Aktivitas Masyarakat pada PPKM Level 2 Covid-19 di Kabupaten Kudus, salah satu poinnya berisi tentang ketentuan di sektor pariwisata.

Namun ada syarat yang harus dipenuhi. Yakni tempat wisata, taman umum, ataupun area publik lain diperbolehkan beroperasi dengan pembatasan maksimal 25 persen dari kapasitas.

“Yang terpenting protokol kesehatan harus lebih diperketat. Dan harus ada satgas yang harus berkomitmen memaksimalkan penegakkan SOP protokol kesehatan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran terkait pembukaan destinasi wisata tersebut. Dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pengelola wisata ataupun pengunjung.

“Sarpras cuci tangan harus ada baik di pintu masuk, keluar, ataupun di titik strategis di dalam destinasi wisata. Satgas harus juga disediakan untuk melakukan skrinning dan memastikan pengunjung yang datang menggunakan masker dan tetap menjaga jarak,” jelasnya.

Baca: Wisatawan Luar Daerah Wajib Vaksin Jika Ingin Piknik di Kudus

Kemudian, pengelola wisata juga diminta untuk menyediakan ruangan dan fasilitas kesehatan untuk pengunjung. Penyemprotan disinfektan secara berkala juga wajib dijalankan.

“Pengunjung yang datang juga diutamakan untuk yang sudah divaksin. Hasil rapat dengan Dinas Pariwisata Jateng beberapa hari lalu itu intinya pembatasan tersebut harus dipenuhi. Jangan sampai terjadi penambahan kasus karena wisata, harus dijaga dan maksimal,” imbuhnya.

Meski demikian, lanjut dia, pelonggaran tersebut berlaku hingga masa PPKM Level dua usai, yakni 30 Agustus 2021.

“Ke depan nanti tetap ada evaluasi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus, kami menyesuaikan,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...