Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Peserta Tes CPNS di Pati Wajib Ajak Dua Lansia jika Ingin Vaksin, Kenapa?

Salah seorang nakes di Pati disuntik vaksin dosis pertama, beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengharuskan peserta tes CPNS atau PPPK untuk mengajak dua lansia jika ingin vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ini menjadi salah satu syarat untuk mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD).

Pemkab beralasan, cara ini dilakukan untuk mendongkrak capaian vaksinasi lansia yang saat ini masih di angka 28 persen. Tak hanya peserta CPNS, para anak muda yang mau divaksin juga diharuskan mengajak serta lansia.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, aturan tersebut sudah dirapatkan bersama dengan tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati dan mendapatkan persetujuan. Selain itu, kewajiban membawa dua lansia tersebut juga untuk mengejar capaian target vaksinasi di Bumi Mina Tani.

“Cakupan vaksin untuk lansia kan masih rendah, jadi kita membuat kebijakan bagi anak-anak muda yang mau vaksin itu kita anjurkan membawa dua orang lansia. Termasuk CPNS juga membawa dua orang lansia. Entah itu ibunya, bapaknya saudaranya, terserah. Karena ini untuk menambah cakupan vaksin yang ada,” katanya, Jumat (27/8/2021).

Peserta CPNS, PPPK dan para pemuda tidak bisa membawa dua lansia saat mengikuti vaksinasi, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan untuk divaksin. Mereka harus tetap mengusahakan agar membawa dua lansia tersebut.

“Kalau tidak membawa tidak bisa. Harus usaha gimana caranya. Kalau misalnya mau. Daripada nantinya dia tidak bisa tes,” ujarnya.

Untuk diketahui, peserta CPNS Pemkab Pati yang telah lolos seleksi administrasi dan akan mengikuti tes SKD sebanyak 5.190 orang. Ditambah peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sekitar dua ribu orang.

“Kalau semua bisa bawa dua lansia, artinya jumlahnya dikalikan tiga. Itu sangat membantu meningkatkan realisasi vaksinasi di Pati,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...