Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gubernur Jateng Izinkan PTM Digelar Mulai 30 Agustus, Khusus untuk Daerah-Daerah Ini

Simulasi pembelajaran tatap muka di SMP 1 Kudus beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) digelar mulai 30 Agustus 2021. Namun izin PTM ini tak berlaku untuk semua daerah di provinsi ini.

Hanya wilayah dengan status PPKM level 2 dan level 3 yang diizinkan membuka sekolah secara terbatas. Sementara di daerah level 4 pembelajaran tetap dilakukan secara daring.

Izin untuk membuka PTM terbatas ini dikeluarkan Ganjar melalui Instruksi Gubernur (Ingub) awa Tengah Nomor 10 Tahun 2021 tentang Implementasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease di Provinsi Jawa Tengah, terkait pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Suyanta mengatakan, ingub itu dikeluarkan berlandas dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2021.

Ia mengatakan, Gubernur Ganjar juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang daerah-daerah yang boleh menggelar PTM. Ia menegaskan, jika PTM yang diizinkan sifatnya masih terbatas.

“Pak gubernur (Gubernur Jateng Ganjar Pranowo) sudah membuat surat edaran yang menyatakan bahwa kalau suatu daerah kabupaten/kota yang masuk dalam level 4 maka pembelajaran tetap daring. Dan level 3 dalam aglomerasi level 4 maka dia (daerah) pun masih daring. Untuk daerah kabupaten/kota yang level 2 dan level 3 itu dipersilakan untuk melaksanakan PTM terbatas,” kata Suyanta, Kamis (26/8/2021).

Berdasarkan Ingub, daeah di Jateng yang masuk level 2 PPKM ada dua, yakni Kabupaten Kudus dan Kabupaten Jepara.

Baca: Alhamdulillah, Dua Daerah di Jateng Masuk PPKM Level 2, Level 4 Masih 15 Kabupaten/Kota

Sementara yang masuk level 3 PPKM ada 18 daerah. Yakni, Wonosobo, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Magelang, Brebes, Pemalang, Grobogan, Kabupaten Tegal, Pati, Banjarnegara, Batang, Rembang, Semarang, Kendal, Demak, Kota Semarang, Blora dan Temanggung.

Sedangkan level 4, ada 15 kabupaten/kota yaitu Boyolali, Purbalingga, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Kebumen, Banyumas, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Magelang, Sragen, Purworejo, Cilacap, dan Karanganyar.

Baca: Ingat! Daerah di Jateng Level PPKMnya Naik, PTM Bakal Kembali Ditutup

Suyanta mengatakan, tidak serta-merta semua sekolah yang berada di daerah level 2 dan 3 bisa langsung melakukan PTM terbatas. Harus ada tahapan yang harus dilalui.

Terutama sekolah yang belum pernah menggelar uji coba atau simulasi PTM, harus melakukan simulasi selama satu hingga dua pekan. Kalau hasilnya berjalan baik, maka sekolah bisa lakukan PTM terbatas.

Selain itu, ada persyaratan yang  harus dipenuhi agar sekolah bisa menggelar PTM terbatas. Seperti harus punya kesiapan, serta menjalankan panduan pembelajaran yang telah diterbitkan Dinas Pendidikan.

Baca: Beberapa Daerah di Jateng Turun Level PPKM, Ganjar: Jangan Euforia Dulu

Kesiapan sarana prasarana, serta ada izin dari dari orang tua, gugus tugas kabupaten/kota, dan pemangku wilayah yaitu bupati/wali kota, atau gubernur untuk jenjang SMA/SMK.

Dia melanjutkan, agar sekolah bisa melakukan uji coba PTM, juga harus ada rekomendasi Dinas Pendidikan kabupaten/kota, dan verifikasi Cabang Dinas Pendidikan.

“Sekolah yang sudah siap nanti harus mendapatkan izin dulu. Itulah pentingnya. Ini diatur, dikendalikan dalam rangka pengendalian Covid-19. Jangan sampai, PTM terbatas ini menjadi klaster baru. Maka dinas lain termasuk Dinas Pendikan harus patuh kepada pengendali, gugus tugas Covid setempat,” tuturnya.

 

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...