Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Nol Pasien Covid-19, RS Aisyiyah Kudus Tutup Ruang Isolasi

Dua nakes tengah melepas papan tanda ruang isolasi di RSA Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Kabupaten Kudus resmi menutup ruang isolasi Covid-19 miliknya. Ini dilakukan, menyusul sudah tak adanya pasien suspek maupun pasien konfirmasi Covid-19 di rumah sakit tersebut.

Walau demikian, pihak RSA masih menyediakan enam tempat tidur isolasi di ruangan yang berbeda dari ruang isolasi sebelumnya.

“Kami secara resmi menutup sementara ruang isolasi Covid-19 di RSA pada Selasa kemarin,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 RS Aisyiyah Kudus dr Agus Prastyo, Kamis (26/8/2021).

Ruangan dengan total kapasitas 54 tempat tidur lengkap dengan delapan ICU tersebut pun kini telah dialihfungsikan menjadi ruang perawatan pasien noncovid. Setelah sebelumnya dilakukan sterilisasi ruangan.

Dokter Agus menyebutkan, penurunan pasien RSA sendiri sudah terjadi sejak akhir bulan Juli kemarin. Kemudian baru kosong dan tidak ada pasien rujukan lagi sejak awal bulan ini.

“Hingga akhirnya dari direksi memutuskan untuk menutup ruang isolasi di lantai 5 ini. Namun kami masih menyediakan enam tempat tidur isolasi di lantai 3 untuk berjaga-jaga,” kata dia.

Saat lonjakan kasus Covid-19 di Kudus pada pertengahan Juni sendiri, RSA menjadi salah satu rumah sakit dengan keterisian tempat tidur mencapai 98 persen. Begitu juga dengan kapasitas tempat tidur ICU Covid-19 nya yang juga selalu di atas 95 persen.

“Namun kini memang keadaannya patut disyukuri, semoga tidak terjadi lonjakan kembali karena saat itu kami harus sampai menolak rujukan,” jelasya.

Baca: Wisatawan Luar Daerah Wajib Vaksin Jika Ingin Piknik di Kudus

Diketahui, pada pertengahan Juni, Kabupaten Kudus mengalami lonjakan kasus yang parah. Di mana angka tertinggi saat itu adalah sebanyak 2.342 pasien aktif.

Dengan kasus harian tertinggi tercatat mencapai 479 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan positivity rate menembus angka 60 persen.

Lonjakan pasien tersebut kemudian membuat bed occupancy rate atau keterisian tempat tidur seluruh rumah sakit di Kudus mencapai 96 persen. Namun sekarang, jumlah kasus aktif hanya tersisa sebanyak 29 pasien aktif saja. Sementara tingkat keterisian BOR berada di bawah 15 persen.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...