Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pernah Gabung Bali United, Arya Duta Tidak Deal dengan Persiku Kudus

Arya Duta Kusuma, saat berlatih.(MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus- Pemain yang lolos dalam seleksi Persiku Kudus, satu diantaranya adalah Arya Duta Kusuma. Pemain ini diketahui pernah bergabung bersama klub Liga 1, Bali United.

Pada saat acara penanda-tanganan kontrak, Senin (23/8/2021), Arya Duta Kusuma juga sempat hadir. Namun dalam proses negosiasi yang berjalan, pemain ini menyatakan keberatan dengan tawaran kontrak yang disodorkan pihak Persiku Kudus.

Arya-sapaan akrab Arya Duta Kusuma menjelaskan jika proses teken kontrak tak kunjung ada kesepakatan bersama. Saat itu dia dikategorikan oleh manajemen Persiku sebagai pemain level dua yang artinya mendapatkan tawaran gaji Rp2,5 juta sebulan selama masa kontrak empat bulan.

Arya saat dikonfirmasi MURIANEWS mengaku saat ditawari kontrak tidak langsung mengambil keputusan tandatangan. Namun, dia mengaku tidak meminta besaran gaji.

“Saya tidak mematok harga. Tetapi seharusnya pemain yang sudah berpengalaman harus dipertimbangkan,” katanya, Kamis (26/8/2021).

Ditanya soal dirinya yang belum sempat ngobrol dengan manajemen perihal kontrak, menurut pemain kelahiran Kudus, 24 Februari 2001 itu dia mengaku sungkan. Sebab, proses kontrak dilakukan bersama dengan pemain lainnya.

“Waktu bertemu manajemennya itu bareng-bareng. Jadi sungkan kalau mau ngobrol. Soalnya menurut saya persoalan gaji itu kan sifatnya privasi. Kalau bareng-bareng seperti itu menurut saya kurang pas,” ungkapnya.

Ditanya soal kiprahnya bersama Bali United, Arya menyebut di 2019 lalu pernah memperkuat Bali United junior di Elite Pro Academy (EPA) U-18. Lalu juga pernah memperkuat Bali United U-20.

“Kemudian pada Agustus 2020  sampai Januari 2021 masuk di tim senior. Setelah itu ada pandemi. Tetapi kalau latihan dengan pemain-pemain senior seperti Spaso dan Lillipaly saya sering,” ujar dia.

Namun diakui oleh Arya, dirinya memang belum pernah bermain di tim senior Bali United. Pasalnya, saat itu awal pertama pandemi Covid-19 muncul, yang kemudian membuat kompetisi terhenti. Kesempatan bermain di Liga 1 kemudian hilang.

“Belum sempat main karena ada pandemi Covid-19. Dan kontrak saya saat itu memang hanya sampai musim 2020 saja. Jadi belum sempat main,” ujarnya.

Saat ini Arya sudah dikeluarkan dari grup Whatsapp pemain Persiku. Dengan demikian dirinya berarti kemungkinan sudah tidak lagi menjadi bagian dari Persiku hasil seleksi. Selanjutnya dirinya masih akan mencoba mencari klub lain, sambil menunggu kabar.

Sementara itu, Bidang Teknik Persiku, Arif Budianto menyampaikan jika manajemen memang mengkategorikan Arya sebagai pemain level dua. Karena memang ada standar di Persiku, maka pemain tersebut ditawari gaji Rp2,5 juta per bulan.

“Yang menolak bukan dari manajemen. Tetapi dari Arya-nya. Jadi kemarin kami sodori kontrak, terus dibaca dan diletakkan begitu saja,” katanya saat ditemui MURIANEWS, Kamis (26/8/2021).

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...