Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Modal Terkuras Imbas PPKM, Pedagang Kecil di Kudus Menjerit

Pedagang Pasar Bitingan Kudus berjualan belum lama ini. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Para pedagang kecil di Kabupaten Kudus merasakan imbas dari pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus diperpanjang. Meski kondisi saat ini telah banyak kelonggaran, namun banyak pedagang tidak berdaya lantaran mereka telah kehabisan modal.

Ini terjadi lantaran selama PPKM banyak pedagang kecil dan pedagang pasar tradisional terus-terusan nombok karena sepinya pembeli.

Hal ini diakui Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Kudus Sulistiyanto. Ia menyebut beberapa pedagang sudah kehabisan modal.

“Ingin ada bantuan modal paling tidak Rp 5 juta. Karena ibaratnya kami masih terdampak. Modal kami para pedagang sudah habis selama adanya PPKM itu,” katanya, Kamis (26/8/2021).

Ia mengaku telah melakukan survei di 25 pasar tradisional yang ada di Kudus. Rata-rata keluhan yang muncul dari para pedagang sama, yakni soal modal, sehingga dibutuhkan bantual modal.

Menurutnya, ideal bantuan yang diinginkan tidak terlalu besar. Hanya di bawah Rp 5 juta. Paling banyak Rp 5 juta.

“Kami tidak muluk-muluk. Misal ada bantuan pinjaman modal dari bank atau instansi di Kudus jumlah segitu sudah bisa membantu kami,” ucapnya.

Rencananya, pihaknya akan berkirim surat beberapa bank BUMN yang ada di Kudus. Harapannya bisa mendapatkan bantuan untuk memulihkan modal berjualan.

“Supaya bisa memompa percepatan sektor ekonomi masyarakat kecil. Harapan kami pemerintah atau badan usaha milik pemerintah bisa membantu kami memberikan stimulus berupa bantuan pinjaman modal,” harapnya.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...