Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ditemukan Penuh Luka Lebam, Polisi Selidiki Kematian Pemuda 25 Tahun di Kendal

Korban Widodo akhirnya meninggal dunia di rumah temannya setelah ditemukan di pinggir kebun cengkeh dengan luka lebam di wajah. (Dok Polsek Sukorejo)

MURIANEWS, Kendal – Polres Kendal saat ini tengah menyelidiki kasus meninggalnya Puji Widodo warga Dusun Jambean, Desa Purwosari, Kecamatan Sukorejo, Kendal.

Sebelum meninggal, pemuda 25 tahun itu ditemukan dua temannya, Meggy Bimar (21) dan Khabib (19) dalam keadaan tak sadarkan diri dengan luka lebam di bagian wajah di sebuah kebun di Dusun Ngaglik, Desa Pesaren, Kecamatan Sukorejo pada, Senin (23/8/2021) pukul 23.00 WIB.

Mengutip dari Ayosemarang.com, Megi Bimar mengatakan dirinya ikut menyelamatkan korban. Ia mengaku menemukan korban di Bukit Ngangkrik, dikawasan kebun cengkeh Senin malam.

Saat itu ia dijemput oleh Habib, untuk diajak  naik ke atas Bukit. Awalnya ia menolak karena kondisi sudah larut malam. Tapi Habib terus memaksa dirinya.

“Akhirnya saya turuti. Sesampainya di bukti Ngangkrik motor berhenti. Hasan mengajak turun. Ternyata disitu tergeletak tubuh korban dengan posisi telungkup,” akunya.

Saat itu, korban diakuinya masih hidup. Namun kondisinya sudah tidak berdaya. Akhirnya dibawa pulang ke rumah Hasan.

“Di situ korban saya kasih minum, tapi sudah tidak bisa diajak komunikasi. Saya sarankan pada Habib untuk mengabari keluarga korban dan membawanya ke rumah sakit, namun tidak mau,” tuturnya.

Akhirnya ia melihat Widodo sudah tidak bergerak, Selasa (24/8/2021) pagi pukul 09:00 WIB. Ia cek jantungnya sudah tidak berdetak. “Korban ternyata sudah meninggal,” jelasnya.

Akhirnya ia meminta Habib untuk segera menghuhungi keluarga korban. Dari pihak orang tua korban datang dan melihat kondisi anaknya tewas dengan penuh luka lebam dan memutuskan lapor ke polisi.

Kapolsek Sukorejo, AKP Sugeng mengatakan, begitu menerima laporan dari keluarga korban, pihaknya menurunkan petugas untuk dating ke tempat kejadian.

Saat ini pihaknya masih mendalami kasus dugaan penganiayaan. Sebab ada informasi, sebelumnya korban keluar rumah dijemput oleh dua orang.

Pihaknya juga sudah memintai keterangan, kepada Habib dan Megi Bimar. Tapi keduanya memberikan kesaksian yang berbeda.

“Bahkan keterangan Habib ini selalu berubah-ubah,” ungkapnya.

Saat ini kasus tersebut diserahkan ke Satreskrim Polres Kendal. Jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soewondo Kendal untuk dilakukan otopsi oleh dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Ayosemarang.com

Comments
Loading...