Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tiga Emak-Emak Lapor Polisi, Korban Arisan Online di Blora Bertambah

Tiga korban arisan online melapor ke Polres Blora. (MURIANEWS/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Korban arisan online di Blora bertambah. Itu seiring tiga emak-emak yang mengaku korban arisan online itu melapor ke Polres Blora. Dengan adanya laporan itu, kini korban arisan online yang dikelola perempuan berinisial N itu kini menjadi 21 orang.

Selain korban yang bertambah, total kerugian akibat arisan online itu pun mencapai Rp 45.439.000.000. Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pencarian pelaku.

“Total yang sudah melapor sampai dengan kemarin 21 orang kerugian sekitar 45.439.000.000, jadi ada penambahan 3 orang,” ujar Setiyanto, Rabu (25/8/2021).

Salah satu korban Siti Lestari, Warga Kecamatan Jati kabupaten Blora mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 Miliar. Dia mengaku, uang itu milik beberapa member atau kelompoknya.

“Uang pribadi saya diangka sekitar Rp 100 juta. Sisanya milik kelompok atau member, yang kerugian mencapai Rp 1,5 Miliar,” Jelasnya.

Bersama dua orang kawannya, Siti melaporkan Dila lantaran menjadi pengepul arisan online di Kecamatan Jati. Menurut informasi Polisi, Dila kemudian menyetorkan uang itu kepada Nilawati (N) alias Lala warga Kecamatan Sambong.

“Ayo mbak Dila segera pulang. Beri kita penjelasan biar ada titik terang,” harapnya

Atas peristiwa tersebut, AKP Setiyanto menghimbau agar pelaku berinisial N mau segera menyerahkan diri kepada kepolisian terdekat dimana saat ini pelaku berada.  jangan sampai nanti ada tindakan- tindakan yang merugikan dari pada pelaku.

Setiyanto juga menghimbau kepada masyarakat dan pihak-pihak yang dirugikan tolong jangan melakukan aktivitas atau kegiatan yang dapat merugikan dirinya sendiri, atau melakukan tindakan yang anarkis, sehingga berdampak terhadap yang bersangkutan atau yang merasa dirugikan.

“Tolong hati-hati, jangan tergiur dengan arisan online seperti ini. Karena sudah banyak korban yang diakibatkan dengan adanya aksi tersebut. Harapan kasus ini bisa terungkap dengan tuntas, jadi tidak ada korban lain ini, terutama warga kita warga masyarakat Blora,” pungkasnya.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...