Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Soal Tawaran Gaji Pemain Persiku Rp3 Juta, Agus Santiko Ikut Berkomentar

Legenda hidup Persiku Kudus, Agus Santiko, menolak bermain lagi.(MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Manajemen Persiku Kudus sudah menawarkan besaran gaji untuk para pemainnya. Penawaran gaji sebesar Rp3 juta sebulan selama durasi 4 bulan ditawarkan. Namun tawaran ini tampaknya tidak bersambut baik. Beberapa pemain diketahui keberatan.

Terkait hal ini, Legenda Hidup Persiku Kudus, Agus Santiko akhirnya ikut berkomentar. Mantan pemain Persiku ini lantas mengkomparasikan besaran angka itu dengan gaji yang pernah diterima pemain Persiku Kudus di era dirinya masih bermain.

Menurut Agus Santiko, pemberian gaji bagi pemain Persiku Kudus harus ada peningkatan. Pasalnya, saat masih bermain di rentang tahun 2010 hingga 2014 silam, gaji pemain, khususnya pemain lokal tidak pernah mengalami peningkatan.

“Seharusnya ada peningkatan ya. Soalnya dari saya masih bermain itu tahun 2010 sampai tahun 2014 saya pensiun itu, gaji pemain lokal Rp3 juta terus. Tapi untuk saya saat itu Rp3 juta lebih sedikit,” katanya, Rabu (25/8/2021).

Sehingga menurutnya, dalam hal ini jangan terlalu cepat menilai mengenai loyalitas pemain lokal. Namun, lebih bijak jika mengklasifikasikan pemain lebih dulu berdasarkan prestasi yang pernah dicapai.

“Jangan seolah-olah menyalahkan pemain lokal Kudus. Mereka juga patut diapresiasi,” sambungnya.

Agus Santiko melanjutkan, pemain U23 lokal Kudus yang ada saat ini, merupakan pemain terbaik yang ada untuk saat ini. Pihaknya menilai belum menemukan pemain lain yang lebih bagus dari yang mendaftarkan diri sebagai pemain Persiku beberapa waktu lalu.

“Mereka yang kemarin mendaftarkan diri sebagai pemain Persiku merupakan yang terbaik setahu saya untuk di usia dibawah 23 tahun,” katanya lagi.

Legenda hidup Persiku itu berharap Persiku ke depannya bisa lebih baik lagi. Selain itu bisa naik ke kasta yang lebih baik.

“Karena Persiku itu tempatnya bukan di Liga 3. Paling tidak minimal di Liga 2,” pungkasnya.

Sementara itu, Manajer Persiku Ferdaus Ardyansyah menjelaskan pihaknya menginginkan pemain Kudus yang loyal. Menurutnya, gaji Rp3 juta sudah disesuaikan dengan gaji yang ada di tim-tim lain di Liga 3 Jawa Tengah.

“Kami tetap di angka Rp3 juta untuk gaji pemain. Untuk Liga 3 yang kategorinya amatir itu sudah bagus,” terangnya kepada awak media usai kegiatan vaksinasi pemain Persiku, Rabu (25/8/2021).

Menurutnya, pemberian gaji tersebut sudah disesuaikan dengan beberapa klub di Jawa Tengah. Sehingga pihaknya tidak asal-asalan menawarkan gaji sebesar Rp3 juta/ bulan.

“Intinya mau itu dari Liga 1, Liga 2 atau Liga 3 kalau dia main di Persiku ikuti standar sini, kalau tidak mau ya tidak apa-apa,” terangnya.

Ardy juga menyampaikan di Persiku ada beberapa level pemain dalam urusan pemberian besaran gaji. Pemain level satu digaji Rp3 juta, pemain level dua digaji Rp2,5 juta, dan pemain level tiga digaji Rp2 juta.

“Target tanda tangan kontrak pemain kami deadline untuk pemain level satu dan dua itu akhir Agustus ini. Intinya kami upayakan sebelum 25 September semua pemain sudah bisa didaftarkan,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...