Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ganjar: Mau Buka Tempat Wisata Harus Lapor Dulu

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua tempat wisata di provinsi ini yang hendak melakukan uji coba dan pembukaan tempat wisata untuk melapor ke Pemprov Jawa Tengah. Saat ini, Dinas Pariwisata juga tengah merumuskan aturan untuk pembukaan objek wisata.

Ganjar mengatakan, kewajiban untuk melapor itu dilakukan agar pemerintah bisa melakukan assessment atau penilaian. Itu pun menurut dia, sifatnya masih uji coba pembukaan.

Ia mengatakan, seluruh kepala dinas baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota akan menggelar rapat di Dieng membahas mengenai hal ini.

“Kemarin sudah izin saya, rapatnya di tempat terbuka dan pesertanya harus dites antigen,” ujar Ganjar saat ditemui di rumah dinas Puri Gedeh.

Pada pertemuan itu akan disepakati bagaimana aturan dan tata cara perihal pembukaan destinasi wisata, termasuk fasilitas dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diberlakukan.

“(Pertemuan itu) agar bisa menyepakati kira-kira nanti tata cara untuk membuka seperti apa aturannya, terus kemudian fasilitas apa yang mesti disediakan, kemudian SOP-nya sehingga jika terjadi sesuatu terkait dengan Covid-nya respons penanganan bisa lebih cepat,” jelasnya.

Ganjar menyebut dalam pembukaan destinasi wisata harus dilakukan secara bertahap. Ia juga meminta agar ada pembatasan-pembatasan sesuai aturan yang disepakati.

“Saya inginnya ada uji coba secara terbatas, contohnya kemarin yang sudah terjadi di Kendal. Itu sudah dilakukan, tinggal kita lakukan evaluasi,” terangnya.

Baca: Hampir Dua Tahun Tak Beroperasi, Tempat Wisata di Pati Sekarat

Diketahui, ada beberapa destinasi wisata yang memungkinkan untuk dilakukan uji coba pembukaan, misalnya destinasi wisata berupa tempat terbuka.

Menurut Ganjar, tempat terbuka lebih mudah untuk mengatur pembatasan pengunjung dan social distancing di areal wisata karena tempatnya luas.

“Saya hanya mau siapa yang akan melakukan uji coba tolong melaporkan ke dinas terkait di provinsi. Umpama, pariwisata ya ke dinas pariwisata, pendidikan juga ke dinas pendidikan, sehingga kita bisa tahu semua dan bisa kita laksanakan (uji coba),” tandasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...