Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Baru Berlangsung Sehari PTM di Grobogan Langsung Dihentikan, Kenapa?

Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat memantau pelaksanaan PTM di SDN 12 Purwodadi, Senin (23/8/2021). (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Proses Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten, Grobogan dihentikan atau ditunda mulai, Selasa (24/8/2021) hari ini. Padahal PTM baru berlangsung sehari, yakni mulai Senin (23/8/2021) kemarin.

Penundaan PTM didasarkan pada surat Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Nomor 420.1/4987/A/2021 perihal instruksi penundaan PTM terbatas.

Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat mengungkapkan, penundaan PTM terbatas dilakukan menindaklanjuti hasil rakor penanggulangan Covid-19 bersama antara Satgas Covid Kabupaten Grobogan, dan Provinsi Jateng tanggal 23 Agustus 2021 kemarin. Dalam rakor tersebut disampaikan beberapa hal.

Antara lain, berdasarkan laporan yang diterima satgas, belum semua guru dan tenaga kependidikan mendapatkan vaksin Covid-19. Kemudian, meski kasus terpapar Covid-19 di Grobogan mengalami penurunan, tetapi jumlah kasus di Jawa Tengah masih relatif tinggi.

“Sehubungan dengan hal tersebut, sesuai hasil rakor, pelaksanaan PTM ditunda kembali dan jika ada yang sudah memulai diberhentikan. Instruksi ini berlaku hingga ada regulasi lebih lanjut,” katanya.

Amin menjelaskan, pelaksanaan PTM pada hari Senin kemarin sifatnya masih terbatas. Di mana, siswa yang masuk sekolah diatur bergantian harinya dan dibatasi kapasitasnya dalam satu kelas serta menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca: Duh Senangnya, Siswa SD dan SMP di Grobogan Sudah Masuk Sekolah

Di mana, semua siswa harus memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk kelas. Kemudian, kapasitas siswa juga dibatasi dan diatur jaraknya. Yakni, maksimal ada 16 siswa per ruang kelas,

“Para siswa diwajibkan membawa bekal makan dan minum sendiri karena tidak boleh jajan sembarangan. Pada pelaksanaan PTM terbatas kemarin, pembelajaran di setiap kelas hanya berjalan tiga jam saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada pelaksanaan PTM terbatas telah mendapat izin dari orang tua atau walinya. Bagi siswa yang tidak mendapat izin dari orang tua, maka bisa mengikuti pembelajaran secara daring.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...