Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Empat Pabrik di Kudus Uji Coba 100 Persen WFO, Disnaker Pantau Penerapan Prokes

Para pekerja di salah satu perusahaan rokok di Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Empat pabrik di Kabupaten Kudus tengah melakukan uji coba pelaksanaan work from office (WFO) sebanyak 100 persen di bagian produski. Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kabupaten Kudus memantau ketat penerapan prokes (prokes) di empat pabrik ini.

Keempat perusahaan itu terdiri dari PT Djarum, PT Nojorono, dan dua pabrik milik PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) yang ada di Bakalan Krapyak dan Sidorekso. Uji coba direncanakan selama dua pekan.

Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, penunjukkan untuk melakukan 100 persen WFO ini dilakukan oleh Kementerian Perindustrian.

“Untuk saat ini yang bagian produksi dulu yang 100 persen WFO. Untuk yang bagian lain belum,” katanya, Selasa (24/8/2021).

Penerapan prokes dipantau mulai Senin (23/8/2021) bersama Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kudus, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Kudus.

“Kami dari Disnaker Kudus memantau ketaatan prokesnya dulu sebagai uji coba 100 persen karyawan masuk. Ke depannya nanti dari Kementerian Perindustrian juga berencana datang ke Kudus melihat langsung prokesnya. Tetapi untuk waktunya belum tahu,” ujarnya.

Menurut Rini, yang menjadi titik pemantauan di antaranya pengaturan karyawan masuk ke area kantor, penerapan prokes selama bekerja, dan prokes saat makan di kantin.

Rini berharap, keempat perusahaan ini dapat menjalankan prokes dengan baik. Sehingga tidak muncul klaster Covid-19 di tempat kerja.

“Harapannya keempat perusahaan bisa menjalankan prokes dengan disiplin. Karena nantinya juga akan dicek oleh pihak Kementerian Perindustrian,” harapnya.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...