Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Soal Investasi Bodong di Jepara, Baru Delapan Korban Lapor Polisi

Kasatreskrim Polres Jepara AKP Fachrur Rozi. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Hampir satu bulan kasus dugaan investasi bodong yang terjadi di Kecamatan Mlonggo, Jepara berjalan. Namun, sampai hari ini pelapornya hanya delapan orang.

Diberitakan sebelumnya, gadis berinisial YA (20) diduga menjalankan investasi bodong. Jumlah korban yang tertipu pun dikabarkan sekitar 500 orang. Dengan nominal kerugian ditaksir mencapai Rp 4 miliar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Jepara, AKP Fachrur Rozi, menyebut hingga kini jumlah yang melapor dan mengaku sebagai korban ada delapan orang.

Pada laporan sebelumnya jumlah pelapor yang datang hanya satu orang, dan mengaku mewakili 200 korban lainnya.

“Masih itu-itu saja (perkembangannya, red). Korban juga melampirkan korban lain. Ada delapan laporan,” kata AKP Rozi, Selasa (24/8/2021).

Dari hasil penyelidikan sejauh ini, Rozi mengungkapkan bahwa modus investasi bodong itu menggunakan sistem cash back.

Baca: Gadis Usia 20 Tahun di Mlonggo Jepara Diduga Jalankan Investasi Bodong, Rp 4 Miliar Uang Korban Raib

Rozi menyontohkan, pada 27 Juli 2021 lalu, YA membuat promosi investasi. Dengan batasan transfer pukul 12.00 WIB, dalam empat hari Rp 530 ribu akan kembali Rp 570 ribu, Rp 1.050.000 akan kembali Rp 1.150.000. Kemudian jika menginvestasikan uang senilai Rp 2.050.000 akan kembali Rp 2.200.000.

Sedangkan, jika tenggat waktunya lima hari, investasi Rp 850 ribu akan kembali Rp 1 juta, Rp 1.050.000 akan kembali Rp 1,2 juta, dan Rp 2,1 juta akan kembali Rp 2.350.000.

“Kasus masih bergulir. Kami masih terus melakukan penyelidikan,” ungkap AKP Rozi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...