Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pagar Sirkuit Mandalika Dijebol Warga, ‘Akamsi’ Sudah Menjajal Aspalnya

Sirkuit Mandalika. (twitter.com/CNNIndonesia)

MURIANEWS, Jakarta- Sirkuit Mandalika yang dibangun di Nusa Tenggara Barat, dijadwalkan sudah akan menjadi ajang balapan MotoGP pada 2022 mendatang. Saat ini proses pembangunannya masih terus dilakukan hingga selesai 100 persen.

Namun beberapa hari terakhir, setelah pengaspalan lintasannya selesai, sebuah kejadian terjadi. Warga sekitar sirkuit secara sengaja menjebol pagar kawat yang dibangun pihak pengembang. Kejadian ini langsung mematik kekuatiran tentang ‘kesiapan’ Sirkuit ini.

Jebolnya pagar sirkuit balapan ini, selanjutnya membuat Akamsi (Anak Kampung Sini) atau warga sekitar malah sudah menjajal lintasan berkelas internasional ini. Mereka menggunakan kendaraan-kendaraan umumnya, untuk ‘bergaya’ bak pembalap-pembalap MotoGP.

Meskipun pengaspalan sudah selesai, sampai saat ini pembangunan infrastruktur masih terus dilaksanakan. Diantaranya pembangunan race control dan pit building yang dibutuhkan dalam balapan.

Race control adalah ruangan khusus yang digunakan untuk melakukan supervisi dan mengatur jalanya sebuah balapan. Sedangkan pit building adalah tempat bagi tim pembalap untuk mempersiapkan kendaraan yang akan digunakan balapan.

Selain itu, sirkuit Mandalika juga masih harus membangun bagian tribun untuk para penonton. Beberapa bagian rencananya akan dibangun untuk kepentingan ruang bagi para penonton yang ingin menyaksikan secara langsung balapan ini.

Namun belum semua fasilitas selesai dibangun, sejumlah warga di sekitar sirkuit malah sudah membobol pagar kawat pembatas lintasan. Di sekitar sirkuit memang ada sejumlah warga yang tinggal dan bermukim disana.

Dari keterangan sejumlah warga, pembobolan itu dilakukan warga lantaran mereka tidak memiliki akses ke laut. Mereka semua selama ini memang memiliki mata pencarian sebagai nelayan.

Seperti yang dilansir dari Gridmotor-motopluss, seorang warga bernama Junaidi membenarkan kejadian ini. Warga memang membobol pagar kawat pembatas itu untuk mendapatkan akses menuju ke laut untuk mencari ikan.

“Kemarin warga merusak pagar itu karena kita tidak mempunyai akses jalan,” ujar Junaidi memberikan penjelasasn mengenai kejadian ini. Junaidi juga menyatakan, pagar kawat menjadikan akses keluar bagi warga menjadi terbatas.

Sementara itu, PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, menganggap puluhan KK tersebut belum menjual lahannya. Padahal pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika saat ini sudah mencapai penyelesaian pengaspalan terakhir.

Jika situasi ini tidak berhasil menemukan jalan keluar penyelesaian, maka bisa saja agenda balapan MotoGP 2022 di Mandalika terkendala. Bahkan bisa juga pihak MotoGp membatalkan rencana balapan di sirkuit ini.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Gridmotor-Motopluss

 

Comments
Loading...