Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sempat Tolak Persipa Demi Persiku, Tapi Tawaran Gaji di Persiku Dinilai Terlalu Kecil

Agung Fendy Erwanto berduel saat mengikuti seleksi di Stadion Wergu Wetan Kudus belum lama ini.(MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus- Masalah penawaran gaji pemain yang disampaikan Manajemen Persiku masih menjadi pertimbangan beberapa pemain. Pemain asal Jepara yang lolos seleksi, Agung Fendy Erwanto mengaku mengalami situasi yang tidak mengenakan.

Menurutnya, besaran gaji yang ditawarkan Manajemen Persiku Kudus, dirasakan masih kurang pas. Sebab, angkanya justru lebih kecil dari yang pernah diterima dirinya saat membela PSIS U-20.

Selain itu, Agung Fendy Erwanto juga menyatakan sudah menolak tawaran Persipa Pati yang juga ingin menggunakan tenaganya. Hal itu dilakukannya karena lebih memilih Persiku Kudus. Namun dirinya mengaku menjadi serba salah, karena tawaran gajinya tidak sesuai perkiraannya.

“Di Persipa Pati saya ditawari gaji Rp4,5 juta/bulan bersih. Tetapi karena saya merasa di Kudus ada coach Cucun yang sudah saya anggap seperti bapak sendiri, akhirnya saya pilih ke Persiku saja. Tetapi barusan kok malah ditawari gaji Rp3 juta sebulan dengan kontrak sampai Desember 2021,” jelasnya kepada MURIANEWS, Senin (23/8/2021).

Pemain kelahiran Jepara, 21 November 1999 itu menyampaikan gaji Rp3 juta itu juga belum termasuk pajak. Sehingga gaji yang diterima olehnya belum bersih, dan dipastikan nominalnya menjadi kurang dari Rp3 juta.

“Kalau saya inginnya ya terima gaji Rp5 juta. Seperti ini juga saya kan tidak bisa lagi ke Persipa karena sudah terlanjur saya tolak tawarannya,” terangnya.

Menurutnya, gaji Rp4,5 juta di Persipa itu diperuntukkan bagi pemain non lokal. Sedangkan bagi pemain lokal menurut Agung digaji Rp 2,5 juta. Namun tawaran itu sudah terlanjur ditolaknya.

“Saya kan dari Jepara, di sini masuknya saya itu pemain non lokal. Tetapi gaji saya ditawari hanya Rp3 juta. Padahal pemain Persiku lokal juga ditawari gaji Rp3 juta. Selain itu gaji Rp3 juta kok malah hampir sama dengan pemain lokal yang digaji oleh Persipa Pati,” ungkap pemain yang berposisi sebagai penyerang itu.

Agung melanjutkan, sedianya beberapa tawaran juga datang dari beberapa klub. Yakni dari klub Persega Kabupaten Tegal, Persab Brebes, dan Persip Pekalongan. Namun tawaran tersebut belum diterimanya lantaran keinginannya untuk bermain bersama Persiku.

“Sebenarnya nilai gaji Rp3 juta itu lumrah. Tetapi gaji segitu biasanya untuk pemain yang belum pengalaman bermain. Tetapi kalau yang sudah punya pengalaman bermain harusnya lebih,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...