Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pendaki Panjat Tugu Puncak Gunung Lawu saat PPKM Tuai Kecaman, Bupati Karanganyar: Blacklist!

Tangkapan layar pendaki yang nekat memanjat Tugu Hargo Dumilah di Puncak Gunung Lawu. (Tangkap Layar)

MURIANEWS, Karanganyar – Video viral seorang pendaki yang memanjat tugu di puncak Gunung Lawu Hargo Dumilah menuai kecaman dari berbagai pihak.

Dalam unggahan akun Instagram @jejak_pendaki, pendaki tersebut terlihat dalam video yang beredar memanjat tugu sambil mengibarkan bendera merah putih.

Aksi tersebut pun langsung dikecam banyak pihak. Selain relawan, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Karanganyar, hingga Bupati Karanganyar.

Rifan Feir Nandhi, salah satu relawan Karanganyar Emergency (KE) yang juga pecinta alam ini menyatakan untuk menunjukkan ekspresi harus sesuai dengan norma kesopanan.

“Hal itu sangatlah tidak etis, untuk mengungkapkan ekspresi ataupun kritikan ada etikanya,” tegas Rifan seperti dikutip RMOLJateng.

Terlebih lagi saat naik ke puncak Tugu juga terlihat membawa Bendera Merah Putih dan lambang negara Burung Garuda. Bendera memang dikibarkan namun lambang negara Burung Garuda diletakkan di bawah kakinya.

“Jelas tidak etis. Lambang Garuda itu tertinggi setelah Bendera Sang Saka Merah Putih itu simbol negara. Harus paham etikalah. Berdiri di puncak Hargo Dumillah bawa simbol negara dan ditaruh di dekat kakinya dan dia berdiri, ingat itu simbol negara lo boss,” pungkasnya.

Kadisparpora Titis Sri Jawoto juga sangat menyayangkan kejadian tersebut. Pasalnya selama pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM jalur resmi pendakian gunung Lawu di Karanganyar ditutup.

“Selama PPKM Darurat kemudian diperpanjang dengan PPKM level 4, semua jalur resmi pendakian di Karanganyar ditutup,” jelas Titis.

Sebagai seorang pendaki gunung dan pecinta alam, pasti akan memelihara alam dan juga memelihara etika saat melakukan pendakian. Biasanya para pendaki sebelumnya akan mendapatkan  pengarahan dari petugas jaga di pintu masuk.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta untuk masyarakat yang mengenal pendaki tersebut untuk melaporkan.

Tak hanya itu, pihaknya akan melakukan blacklist terhadap pendaki yang memanjat Tugu Hargo Dumilah, juga para pendaki yang nekat melakukan pendakian selama PPKM dan tidak memiliki izin untuk naik.

“Tidak boleh naik lagi ke puncak lawu,” ungkapnya seperti dikutip Tribun Solo.

Juliyatmono beranggapan tindakan yang di lakukan pendaki tersebut telah merusak fasilitas umum.

Kedati demikian, pihaknya tidak melarang para pendaki untuk naik ke Puncak Gunung Lawu. “Boleh-boleh saja, asal sesui aturan yang ada, jangan seperti itu,” ujarnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: RMOL Jateng, Tribunsolo.com

Comments
Loading...