Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Anggaran BTT Klaten Naik Hampir Empat Kali Lipat, Bupati: Pedagang Kecil Terdampak Covid Bakal Diberi Modal

Pedagang Kaki Lima saat menjajahkan jualannya. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Klaten – Bupati Klaten Sri Mulyani mengusulkan kenaikan anggaran Bantuan Tak Terduga (BTT) hampir empat kali lipat di APBD Perubahan Klaten tahun 2021. Kenaikan tersebut diklaim akan digunakan untuk membiayai kegiatan penanganan dampak virus Corona atau Covid-19.

Mulyani menyebut anggaran bantuan tak terduga itu semula hanya sebesar Rp 15 miliar. Namun, di APBD Perubahan ini diusulkan untuk ditambah menjadi Rp 74,58 miliar.

“Sebelumnya hanya Rp 15 miliar dan kini menjadi Rp 74,58 miliar. Kenaikannya sekitar Rp 59,82 miliar atau naik 397,22 persen,” kata Mulyani, Senin (23/8/2021).

“BTT kita di perubahan cukup besar, ditambah tahun ini karena memang kondisi Covid kita tidak tahu sampai kapan berakhir. Dengan ada BTT, pencegahan dan penanggulangan bisa teratasi karena ada anggarannya,” tambahnya seperti dikutip Detik.com.

Mulyani menjelaskan penambahan anggaran itu akan digunakan untuk beberapa kegiatan. Salah satunya untuk memberi bantuan modal bagi pedagang kecil yang terdampak Covid.

“Ada rencana saya memberikan bantuan untuk pedagang kecil setiap desa 20 orang. Akan kita gunakan untuk memberi santunan keluarga yang meninggal karena Covid yang jumlahnya 2.000 lebih,” sambung Mulyani.

Selain itu, penambahan anggaran akan digunakan untuk siswa yang orang tuanya meninggal karena Covid. Sehingga fokus peningkatan anggaran ini untuk penanganan dampak Covid-19.

“Ada untuk beasiswa SD dan SMP yang ditinggal orang tua karena COVID. Intinya ini nanti masih dalam penanganan Covid, pemulihan ekonomi dan bantuan ke masyarakat yang terdampak Covid-19,” jelas Mulyani.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menambahkan kenaikan anggaran itu sebatas usulan yang masih akan dibahas DPRD. Meski begitu, pihaknya sepakat jika kenaikan anggaran itu untuk penanganan Covid.

“Kita masih akan bahas dengan teman-teman di badan anggaran. Tapi kita sepakat itu untuk penanganan Covid agar di Klaten segera membaik,” jelas Hamenang kepada detikcom.

Hamenang pun menyoroti sejumlah kegiatan yang mendesak seperti vaksinasi Covid dan bantuan sosial. Dia juga minta agar BPBD dan Pos Aju pemakaman diperkuat.

“Bisa diserap juga ke Pos Aju sebab kegiatannya luar biasa. Di samping itu juga untuk bansos warga dan kita sepakat kalau itu untuk penanganan dampak Covid-19,” tambah Hamenang.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...