Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Terganggu saat Main HP, Pria di Semarang Ini Tega Bunuh Pacar yang Sedang Hamil 8 Bulan

Pelaku pembunuhan pacar yang hamil delapan bulan di indekos Semarang saat diglandang petugas, Minggu (22/8/2021). (Detik.com)

MURIANEWS, Semarang – Seorang pria di Semarang berinisial ADS (18) tega membunuh kekasihnya sendiri S (23) yang sedang hamil delapan bulan. Pembunuhan sadis yang terjadi Jumat (20/8/2021) itu ternyata dipicu masalah sepele, yakni ADS terganggu saat main handphone (HP).

“Waktu itu saya sedang main HP, nonton YouTube,” aku ADS di Mapolrestabes Semarang seperti dikutip Detik.com, Minggu (22/8/2021).

ADS mengakui, sebelum pembunuhan itu terjadi, ia memang sering dibuat kesal korban karena kerap dimintai tolong kekasihnya yang hamil tua itu. Hingga akhirnya dia gelap mata dan tega membunuh wanita yang setahun dipacarinya itu dengan brutal.

ADS dan S sendiri sejauh ini sudah tiga bulan tinggal berdua di indekos di Jalan Condrokusumo, Semarang Barat

“Saya sering disuruh, diminta mengambilkan barang yang sering buat saya emosi, sering mengambil air minum, baju atau disuruh bantuin ke kamar mandi,” terang ADS.

Selain itu, hubungan ADS dengan korban ternyata juga tidak mendapat restu orang tuanya. Dia pun mengaku nekat kabur dengan S yang ditemuinya di Solo, dan menetap di Semarang sejak 3 bulan lalu.

“Orang tua saya tidak setuju dengan hubungan saya karena beda jauh umurnya. Saya di sini kerja tukang rosok, baru tamat SMA di Solo lalu ke Semarang,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyebut korban S tewas karena mati lemas. Ditemukan luka bekas bekap, cekik, dan memar di bagian tubuh korban.

“Pertama diduga korban adalah mati lemas karena adanya tekanan yang kuat pada mulut. Kedua, terdapat resapan darah di kepala bagian belakang diduga akibat dibenturkan kepala korban ke benda keras atau kemungkinan dinding. Saat kejadian pelaku (juga) menginjak-injak dari dada dan perut korban,” jelas Irwan.

Selain itu, dari pemeriksaan polisi pelaku sempat berulang kali minta korban menggugurkan kandungannya. Hingga akhirnya pelaku gelap mata saat kekasihnya itu minta tolong dan membuatnya terganggu saat asyik bermain ponselnya.

Untuk menutupi perbuatan biadabnya, ADS pun sempat berlagak meminta tolong kepada tetangga indekos mereka. Kala itu, ada salah seorang tetangga indekosnya yang kemudian menghubungi polisi.

“Dia minta bantuan ke tetangga kamar, seolah-olah menyampaikan bahwa pacar dari tersangka ditemukan meninggal ketika tersangka sedang tidur, jadi menyampaikannya begitu kepada tetangga kiri kanan kos,” terang Irwan.

Atas perbuatannya ADS dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. ADS terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...