Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kasus Covid-19 di Kudus Tersisa 60 Orang, Hanya 13 Dirawat di Rumah Sakit

 

Petugas medis RSUD Kudus tengah menyiapkan ventilator untuk pasien Covid-19. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga Kamis (19/8/2021) kini telah menurun di angka 60 kasus. Dari jumlah itu hanya 13 pasien saja yang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

“Jumlahnya kini hanya tersisa 60 orang, di mana ada 13 pasien dirawat dan 47 sisanya menjalani isolasi mandiri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo.

Sementara secara keseluruhan, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus kini ada sebanyak 16.780 orang. Di mana sudah ada 15.400 orang yang dinyatakan sembuh, dan 1.320 orang yang meninggal dunia.

“Penurunan kasus aktif terus terjadi walau penambahan kasus harian juga masih ada. Itu karena penambahan jumlah pasien sembuh juga bertambah cukup banyak di tiap harinya,” ujarnya.

Oleh karena itulah, Badai berharap masyarakat tidak serta merta menerapkan protokol kesehatan. Sehingga penularan virus Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin.

Yakni mulai dari selalu memakai masker ketika berada di luar rumah, mencuci tangan usai menyentuh benda di tempat umum, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobiltas.

“Ini jadi perhatian kita bersama, karena untuk menurunkannya perlu sinergitas baik dari masyarakat, pemerintah, dan unsur-unsur lainnya,” jelas dia.

Bupati Kudus HM Hartopo juga terus mengimbau pada masyarakat untuk tetap menaati dan menerapkan selalu protokol kesehatan selama beraktivitas. Walau kini, Pemkab telah melonggarkan sejumlah kebijakan di Kota Kretek.

Mulai dari memperbolehkan pekerja seni dan orkes melayu untuk tampil dan mengambil tawaran kerja lagi, hingga mencabut kebijakan pemadaman lampu penerangan jalan umum (LPJU) serta melonggarkan penyekatan sejumlah ruas jalas di Kota Kretek.

Pemkab, kemudian juga memberi lampu hijau kepada swalayan dan mal nonsembako untuk beroperasi kembali dengan sejumlah pembatasan. Begitu juga dengan restoran dan PKL, mereka juga boleh membuka kembali layanan makan di tempat.

“Yang penting pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak jangan berkerumun,” tegasnya.

 

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...