Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bikin Pilu! 26 Ibu Hamil dan Melahirkan di Klaten Meninggal Gegara Corona

Salah satu proses pemakaman pasien Covid-19.(MURIANEWS/istimewa)

MURIANEWS, Klaten – Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten mencatat ada sebanyak 26 ibu hamil dan melahirkan di kabupaten setempat yang meninggal karena terpapar corona atau Covid-19. Salah satunya meninggal saat persalinan.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Tuti Nurharyanti, mengatakan jumlah total ibu hamil dan baru melahirkan meninggal dunia sejak Januari 2021 hingga saat ini sebanarnya ada 39 orang. Namun, yang meninggal karena Corona jumlahnya ada 26 orang.

“Selain 26 orang itu, ibu meninggal dunia karena penyebab lain. Ada jantung, diabetes, serta hipertensi,” kata Tuti seperti dikutip Solopos.com, Rabu (18/8/2021).

Dari total 26 orang itu, ada satu ibu yang meninggal dunia saat proses persalinan. Sementara, 25 orang meninggal dunia pada masa kehamilan serta nifas. “Kalau kondisi nifas, [ibu meninggal dunia] tidak sama bayinya,” jelas dia.

Tuti mengatakan kebanyakan kasus ibu hamil meninggal dunia karena Covid-19 diawali dari kondisi bayi di dalam kandungan yang meninggal dunia terlebih dahulu. “Kebanyakan ibu meninggal diawali dari saturasi menurun,” ungkap dia.

Saat puncak kasus Covid-19 pada Juli lalu, ada kasus ibu hamil yang meninggal dunia ketika menjalani isolasi mandiri di rumah. “Memang ada yang meninggal di rumah ketika kasus tinggi beberapa waktu lalu. Kondisi rumah sakit penuh, tidak bisa mendapatkan rujukan akhirnya meninggal dunia. Tetapi sebagian besar meninggal dunia di rumah sakit,” tutur dia.

Terkait angka kasus ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19, Tuti mengatakan ada tren penurunan seiring melandainya kasus Covid-19 di Klaten. Pada Juli 2021, jumlah ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 159 orang. Sementara, pada Agustus 2021 ada 27 ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19.

Di tempat isolasi terpusat Hotel Edotel serta Rumah Retret Panti Semedi disediakan ruang untuk isolasi ibu hamil dan ibu menyusui terkonfirmasi positif Covid-19. Di Hotel Edotel saat ini ada satu ibu hamil serta dua ibu menyusui menjalani isolasi. Di Rumah Retret Panti Semedi ada dua ibu menyusui yang menjalani isolasi.

“Di tempat isolasi terpusat Edotel ada pos operasi caesar. Ada juga tenaga medis seperti bidan, dokter, dan perawat. Penanganan ibu hamil yang menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat juga ada pemeriksaan denyut untuk janin,” kata dia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...