Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Manny Pacquiao Berambisi Rebut Gelarnya Kembali Dari Yordenis Ugas

Petinju Filipina Manny Pacquiao mempersiapkan diri sebelum pertarungannya. (facebook.com/playitrighttv)

MURIANEWS, Jakarta- Pertarungan tinju dunia memperebutkan Gelar Juara Kelas Welter WBC dan IBF akan digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (21/8/2021). Manny Pacquiao akan menantang Yordenis Ugas, petinju yang jauh lebih muda dibanding dirinya.

Gelar Juara Kelas Welter WBC dan IBF dinyatakan kosong, setelah Errol Spence Jr mundur dari pertarungannya melawan Pacquiao. Petinju ini dinyatakan mengalami cidera retina mata, menjelang duel yang sudah ditetapkan.

Pertarungan antara Pacquiao vs Ugas disebut-sebut sebagai pertarungan menarik. Mereka merupakan petinju terbaik dari dua generasi yang berbeda. Ugas menunjukan diri sebagai petinju muda dengan kemampuan yang tidak bisa diremehkan.

Sementara Pacquiao sendiri merupakan salah satu legenda tinju di kelas menengah yang masih tetap fight bertinju. Disaat rival-rivalnya seperti May Weather atau Juan Antonio Vargas memilih pensiun, Paquiao malah masih aktif bertinju.

Tak pelak, Pacquiao akhirnya harus menghadapi petinju-petinju muda era sekarang. Meski demikian, Pacquiao tetap dianggap merupakan petinju yang masih layak diperhitungkan. Kendatipun usianya sudah mendekati senja.

Pacquiao kehilangan sabuk kelas welter WBA (Super) karena terlalu lama tak aktif bertarung. Ia terakhir kali bertarung di 20 Juli 2019 dan gelar tersebut diberikan kepada Ugas.

Karena itu pada pertarungan ini, Pacquiao nampaknya benar-benar berambisi merebut kembali gelarnya yang hilang. Petinju gaek ini tentu ingin membuktikan diri sebagai juara yang sesungguhnya.

“Saya bekerja keras dan sangat siap untuk melakukan pertarungan ini. Saya berlatih seperti petinju masih muda,” kata Pacquiao dikutip dari Boxingscene, yang dilansir oleh CNN Indonesia, Rabu (18/8/2021).

“Saya ingat pertarungan dengan [Marco Antonio] Barrera suatu kali dan saya sangat bersemangat. Saya juga bersyukur Ugas hadir untuk membuktikan siapa juara sejati WBA,” kata Pacquiao menambahkan.

Rekor Pacquiao memang terbilang lebih mentereng dari Ugas. Pacman total sudah melakoni 62 kemenangan dengan 39 KO dari total 71 pertarungan. Sementara Ugas 26 kali menang dengan membukukan 12 KO dari 30 pertarungan.

Petinju asal Filipina berusia 42 tahun itu bertekad untuk membuktikan diri belum habis meski usianya sudah tidak lagi muda.

“Saya percaya pengorbanan, kerja keras, dan latihan saya tidak sia-sia. Saya masih bisa membuktikan kepada dunia siapa yang layak jadi juara sejati,” tegas pria yang juga menjabat senator Filipina tersebut.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.