Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ratusan Orang di Jepara Kibarkan Merah Putih Pakai Layangan Raksasa, Dibubarkan Polisi karena Kerumunan

Warga kibarkan merah putih dengan layang-layang raksasa di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Ragam cara dilakukan masyarakat dalam merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan RI. Di Jepara, ratusan orang memilih mengibarkan bendera merah putih menggunakan layang-layang raksasa, Selasa (17/8/2021).

Sejak pagi, ratusan orang dari berbagai penjuru datang ke area persawahan di Desa Ngeling, Kecamatan Pecangaan, Jepara. Secara berkelompok, mereka hadir dengan membawa layang-layang raksasa beraneka ragam karakter. Karakter naga dan elang mendominasi langit di Desa Ngeling itu.

Namun, belum sempat semuanya menerbangkan layang-layang, aparat kepolisian membubarkan mereka. Alasannya menimbulkan kerumunan. Akhirnya, hanya belasan kelompok yang menerbangkan layangan mereka.

“Tadi pagi itu ramai banget. Ratusan layangan siap diterbangkan bersama. Tapi malah dibubarkan,” kata Herfin, salah satu peserta asal Desa Kaliaman, Kecamatan Kembang, Jepara.

Herfin mengaku tetap menerbangkan layang-layangnya yang berkarakter naga putih. Layangan miliknya cukup panjang. Ekornya saja lebih dari 60 meter.

Herfin memasang bendera pusaka merah putih tepat di hadapan mulut naga. Saat berhasil dilambungkan angin, semua bersorak gembira. Masyarakat setempat pun tak luput mengabadikan momen indah itu dengan kamera ponsel.

“Ini kan rencananya kopdar (kopi darat, red) sama temen-temen. Yang datang dari jauh-jauh. Hampir semua kelompok di Jepara ikut. Ada juga yang dari Pati,” ujar Herfin.

Di lain area, Kasdi, salah satu peserta dari Desa Welahan, mengaku kecewa dengan pembubaran yang dilakukan Polisi.

Padahal, saat melambungkan layang-layang, antarpeserta memberi jarak cukup jauh. Paling tidak interval jaraknya 15 meter. Bahkan ada yang berjarak ratusan meter.

Kendati begitu, dia tetap gembira lantaran masih bisa menerbangkan layang-layang yang ia biayai sampai Rp 7 juta itu.

“Tapi tidak apa-apa. Yang penting layangan saya bisa terbang sambil mengibarkan bendera merah putih. Saya tetap senang karena ini bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI. Lain kali kita terbangkan layang-layang bareng lagi,” kata Kasdi, pemilik layang-layang berkarakter naga berwarna hijau itu.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...