Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PPKM Diperpanjang Untuk Jaga Momen Baik

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (YouTube/Sekretariat Presiden)

MURIANEWS, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan alasan keputusan pemerintah kembali memperpanjang kebijakan PPKM Level 2-4 di Jawa dan Bali.

Luhut mengatakan PPKM level 4 yang diterapkan pada 26 Juli-16 Agustus telah membawa perbaikan di skala nasional dibanding sebelumnya. Perbaikan itu di antaranya terkait turunnya kasus konfirmasi harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, hingga persentase tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19.

Adapun diperpanjangnya penerapan PPKM Jawa-Bali ini dimaksudkan untuk menjaga momentum penurunan angka penularan.

“Momentum ini harus terus dijaga,” ujarnya dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/8/2021).

Baca Juga: PPKM Level 2-4 Jawa Bali Diperpanjang Sampai 23 Agustus

Ia pun meminta masyarakat tetap waspada terhadap virus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah juga akan memasifkan kegiatan 3T atau tracing, testing, dan treatment.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menjelaskan bed occupancy rate (BOR) selama PPKM ini mengalami penurunan. Jokowi menyebut BOR secara nasional ada pada angka 48 persen.

Baca Juga: BOR Turun Menjelang PPKM Berakhir

“Alhamdulillah BOR di Jakarta sudah berada di kisaran 29,4 persen, di Jawa Barat 32 persen, di Jawa Tengah 38,3 persen, di Jawa Timur 52,3 persen,” kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (15/8).

“Di Banten 33,4 persen, di DIY 54,7 persen juga BOR di Wisma Atlet yang juga sudah turun di angka 19,64 persen,” tutur dia.

Penurunan itu, dikatakannya sebagai hasil dari kebijakan penerapan PPKM. Seperti yang dikatakan dalam setiap kesempatan, Jokowi mengingatkan agar selalu waspada dengan dinamika perkembangan Covid-19.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

 

Comments
Loading...