Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tiwul Merah Putih dari Parijoto, Sajian Khusus Kafe di Kajar Kudus untuk HUT RI

 

Tiwul merah putih di Pijar Kafe. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Tiwul merupakan jajanan atau makanan tradisional yang berbahan dasar ketela. Tiwul sangat dikenal di kalangan masyarakat Jawa termasuk salah satunya di Kabupaten Kudus.

Di Kafe Berpijar, yang berada di Pijar Park, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, memiliki cara tersendiri mengolah tiwul agar digemari oleh generasi milenial dan menyambut HUT ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia.

Tiwul Merah Putih namanya, tak seperti pada umumnya, tiwul di Kafe Berpijar disajikan dengan bentuk kerucut dan dilumuri selai berwarna merah, serta parutan kelapa berwarna putih.

Tiwul merah putih tersebut akan dikeluarkan di menu Berpijar Kafe tepat pada 17 Agustus 2021 besok. Jumlahnya pun terbatas, hanya ada 76 porsi yang disediakan untuk menu yang memang disiapkan untuk menyambut kemerdekaan itu.

Tiwul merah putih sambut kemerdekaan dan sasar generasi milenial. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Pemilik Kafe Berpijar Pujiharto mengatakan, ide pembuatan tiwul nuansa kemerdekaan ini dilakukan secara spontan. Bahkan inovasi ini baru tercetus Sabtu (14/8/2021) lalu.

“Sasaran kami generasi milenial. Ini juga untuk mengangkat ketela yang merupakan potensi lokal. Tepat 17 Agustus 2021 kami keluarkan tiwul merah putih itu,” katanya, Senin (16/8/2021).

Ia menjelaskan, pengolahan sama seperti tiwul pada umumnya. Hanya saja, yang membedakan yakni baluran selai bewarna merah olahan dari parijoto dan strawbery, dan parutan kelapa untuk memadukan warna dan menjadi tiwul merah putih.

“Jadi selain warna merahnya dari strawberi itu juga paduan kearifan lokal lereng Muria yakni ekstrak parijoto. Tapi tetap tidak menghilangkan rasa khas dari tiwul itu sendri,” ucapnya.

Tak hanya itu, selain tiwul merah putih, pihaknya juga menyediakan tiwul balap. Yakni perpaduan antara tiwul, gula merah, susu, parutan kelapa, dan parutan keju.

Tiwul-tiwul millenial tersebut, bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau. Masyarakat cukup merogoh kocek Rp 17 ribu untuk satu porsi tiwul merah putih dan Rp 10 ribu untuk satu porsi tiwul balap.

 

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...