Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kemenag Grobogan Tasyarufkan 1.300 Paket Sembako dan Dua Kursi Roda

Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto menyerahkan zakat secara simbolis. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Grobogan mentasyarufkan zakat dalam bentuk 1.300 paket sembako dan suplemen. Pentasyarufan zakat secara simbolis dilakukan Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto didampingi Kepala Kemenag Grobogan Imron Rosyidi, Senin (16/8/2021).

Dalam sambutannya, Bambang Pujiyanto mengapresiasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kantor kemenag yang telah menghimpun, mengelola dan mentasyarufkan zakat, infak dan sedekah kepada orang yang berhak, terutama bagi warga Grobogan yang terdampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, keberadaan UPZ dinilai telah membantu pemerintah daerah dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Grobogan.

“Kami mengapresiasi adanya pentasyarufan zakat ini karena turut membantu pemerintah dalam menangani dan peduli Covid-19. Semoga paket sembako ini bisa meringankan beban mereka yang terdampak pandemi ini,” katanya.

Ditambahkan, selama ini masih banyak program-program kemanusiaan lainnya di Kemenag. Untuk itu, ia berharap tingkat kesadaran kaum muslim untuk berbagi pada sesama semakin tumbuh dan bersinergi dengan program-program dari pemerintah.

“Kemenag bekerja sama dengan Baznas, InsyaAllah dapat mengelola infak, zakat dan sedekah itu secara profesional,” imbuh pria yang akrab disapa Dokter Totok itu.

Sementara itu, Kepala Kemenag Grobogan Imron Rosyidi menjelaskan, pentasyarufan zakat merupakan hasil kerja sama antara kepala KUA dan para penyuluh. Kerjasama itu turut menyukseskan program ‘Jogo Kiai’ dengan menyalurkan 25 paket sembako.

Selain itu, pihaknya juga membagikan 1.500 masker untuk menyukseskan sadar bermasker dan 25 banner sosialisasi prokes 5M plus 1D, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas, dan doa.

“Kami juga menyerahkan dua kursi roda untuk penyandang disabilitas,” jelasnya.

Menurut Imron, untuk sasaran penyaluran paket sembako kali ini adalah daerah terpencil. Antara lain, di Desa Asemrudung, Kecamatan Geyer dan Desa Prigi, Kecamatan Kedungjati.

“Dana zakat ini bersumber dari pemotongan 2,5 persen gaji dan tunjangan para ASN Kemenag Grobogan. Kemudian hasilnya disalurkan kembali untuk kegiatan pentasyarufan dan bantuan lain-lain,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...