Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Densus 88 Amankan Ribuan Kotak Amal ‘Syam Organizer’

Kantor Syam Organizer di Soreang, Kabupaten Bandung, yang digeledah Densus 88 Polri. (DETIKCOM/Muhammad Iqbal)

MURIANEWS, Jakarta – Selain menangkap puluhan terduga teroris, Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga mengamankan ribuan kotak amal. Kotak amal itu diamankan dari salah satu sasaran di Soreang, Kabupaten Bandung yang merupakan kantor Sekretariat LSM yang juga penggalang dana, Syam Organizer.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan penggeledahan itu dilakukan pada Minggu (15/8/2021). “Jadi penggeledahannya itu kemarin, hari Minggu di kantor Sekretariat Yayasan Syam Organizer Jabar,” katanya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (16/8/2021).

Dia menjelaskan bahwa tim Densus 88 melakukan penggeledahan untuk menyita lebih dari seribu kotak amal berbentuk celengan yang diduga untuk pendanaan terorisme. “Jadi bukan kami ambil di tempat-tempat masjid. Di kantor, cuma yang diamankan itu banyak, ada 1.540 celengan,” jelas dia.

Ramadhan belum menjelaskan secara rinci mengenai metode pendanaan terorisme menggunakan amal dari lembaga tersebut. Hal itu, kata dia, akan dibeberkan secara lengkap dalam konferensi pers.

Densus sebelumnya juga pernah menggeledah kantor Syam Organizer di Kumendaman, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, pada Minggu (4/4). Metode serupa juga ditemukan, dimana ada beberapa kotak donasi berupa celengan yang diamankan polisi.

Berdasarkan profil lembaga yang diunggah situsnya, syamorganizer.og, lembaga itu telah berdiri sejak tahun 2013 silam. Cikal bakal Syam Organizer adalah sebuah event organizer (EO) yang mengadakan roadshow tabligh akbar. Mereka mengabarkan keadaan umat islam yang terzalimi di seluruh dunia.

Mereka memiliki 29 kantor cabang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan menyandang predikat audit keuangan Wajar Tanpa Pengecualian tahun 2018-2019. Predikat ini dikeluarkan oleh Kantor Akuntan Publik Independen.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNNIndonesia.com

Comments
Loading...