Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

‘Jor-Joran’ Belanja Pemain, Guardiola Dikritik Jurgen Klopp, Ini Jawaban Menohoknya

Pep Guardiola berseteru dengan Jurgen Klopp. Dua pelatih top Inggris ini ‘ribut’ soal belanja pemain. (twitter.com/GOAL_ID)

MURIANEWS, Manchester- Manajer Manchester City, Pep Guardiola memberikan jawaban menohok setelah dikritik oleh Jurgen Klopp, pelatih Liverpool. Jawaban itu dilontarkan Pep Guardiola setelah sebelumnya Kloop menyebut City telah melakukan pengeluaran berlebihan.

Pep Guardiola, mendapatkan kritikan ini terlihat ‘sewot’ dan menyampaikan tanggapan yang cukup membuat ‘kuping panas’. Manchester City menurutnya memang mampu melakukan ‘hal itu’, dan selagi tidak melanggar aturan menurutnya syah-syah saja.

“Sebelumnya hanya ada satu atau dua klub. Sekarang ada Chelsea dengan Abramovich dan klub kami dengan Sheikh Mansour. Mereka ingin berinvestasi di sepak bola. Apa masalahnya? Kami memiliki batasan seperti Financial Fair Play dan jika mereka tidak setuju mereka bisa melakukannya. Silahkan pergi mencoba dan melaporkannya ke pengadilan, “kata Pep Guardiola dengan nada pongah.

Manchester City baru saja membuat Jack Grealish menjadi pemain termahal di Liga Inggris dengan harga 100 juta poundsterling. Hal inilah yang membuat Jurgen Klopp menyatakan, hal itu merupakan pembelian yang berlebihan.

“Kami menandatangani Jack Grealish karena kami menjual 60 juta pound, jadi pada akhirnya kami telah menghabiskan 40 juta pound. Kami benar-benar mengikuti aturan. Di klub kami, pemiliknya tidak ingin mereka ingin kehilangan uang, tentu saja, tetapi mereka ingin menghabiskan, jadi kita bisa melakukannya,” ujar Pep Guardiola dengan enteng.

Pernyataan Pep Guardiola ini dilansir oleh harian Marca, sebagai sebuah laporan menarik. Sebab, sejauh ini Liga Inggris menjadi satu-satunya yang memunculkan transfer dengan angka tinggi. Pembelian Grealish, menurut Pep merupakan cerminan dari komitmen pemilik kepada klubnya.

“Beberapa pemilik ingin mendapat untung dari sepak bola, jadi mereka tidak berinvestasi di tim. Pemilik kami tidak menginginkan keuntungan apa pun, jadi kami menginvestasikan apa yang kami miliki. Dan itu bisa,” tambahnya.

Pep juga membela diri, dengan menyatakan selama bertahun-tahun yang lalu, MU bisa memenanglan banyak gelar, itu karena mereka menghabiskan banyak uang dibanding klub lain. Ironisnya, saat itu Manchester City belum bisa melakukan hal yang sama.

“Apakah Anda ingat? Saat itu, City tidak dapat melakukannya karena kami tidak memiliki pemilik yang kami miliki sekarang,” tegasnya.

Mendapatkan jawaban seperti itu, belum diketahui bagaimana sikap Jurgen Klopp/ Pelatih asal Jerman yang menukangi Liverpool ini jelas akan menjadi salah satu pesaing Pep Guardiola.

Berbeda dengan Manchester City yang musim ini begitu dominan dalam bursa transfer, Liverpool bahkan sama sekali tidak melakukan pembelian pemain yang mencolok. Klub legendaris ini bahkan malah kehilangan Wijnaldum yang pergi dengan status bebas transfer.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Marca

Comments
Loading...