Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pasien Sembuh Makin Bertambah, Kasus Aktif Covid-19 di Grobogan Tinggal 134 Orang

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Grafik kasus Covid-19 di Kabupaten Grobogan terus mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Senin (16/8/2021) hari ini, jumlah kasus aktif Covid-19 tercatat 134 orang.

Rinciannya, sebanyak 81 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan 53 orang lainnya isolasi mandiri.

Menurunnya kasus aktif Covid-19 ini disebabkan makin banyaknya pasien yang sembuh dalam beberapa hari terakhir. Di sisi lain, penambahan kasus baru orang yang terkonfirmasi Covid-19 juga sedikit.

Perkembangan hari ini, ada sepuluh kasus baru dan 18 pasien sembuh. Sehari sebelumnya, ada delapan kasus baru, 12 pasien sembuh dan jumlah kasus aktif ada 164 orang.

“Dalam beberapa hari ini memang masih muncul kasus baru tetapi grafiknya cenderung menurun. Sedangkan jumlah pasien sembuhnya juga banyak. Semoga, ke depan bisa terus turun kasus barunya dan pasien yang sembuh makin banyak,” kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Dengan perkembangan hari ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 6.611 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 5.908, dan pasien meninggal 569 orang.

Sementara jumlah pasien aktif yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 134 orang.

Meski ada penurunan kasus dalam beberapa hari terakhir, namun Endang tetap mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta jangan abai dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Terapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu.

Sementara itu, banyaknya pasien sembuh dan turunnya kasus baru  juga mengakibatkan menurunnya Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Grobogan. Data hari ini, BOR isolasi tercatat masih 11,86 persen. Padahal pada akhir Juli lalu, BOR isolasi masih berkisar 35,57 persen.

Kapasitas ruang isolasi di Grobogan totalnya ada 506 yang tersebar pada delapan rumah sakit. Yakni, RSUD dr Soedjati (142), RS Panti Rahayu (168), RS Permata Bunda (46), RS Islam (34), RS PKU Muhammadiyah (30), RS Habibullah (28), RS Ki Ageng Selo (33), dan RS Ki Ageng Getas Pendowo (25).

Kondisi saat ini, dari 506 ruang isolasi itu baru terpakai 60 ruang atau 11,86 persen. Dengan demikian, masih ada 446 ruang yang belum terpakai.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...