Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sirkuit Mandalika Selesai Proses Pengaspalannya, Siap Digunakan Balapan Internasional

Sirkuit Mandalika selesai diaspal dan siap digunakan untuk perlombaan internasional. (twitter.com/NTB_Prov)

MURIANEWS, Jakarta- Sirkuit Mandalika di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dipastikan sudah siap untuk digunakan menggelar event balapan internasional. Pembangunan sirkuit ini sudah menyelesaikan pengaspalan sirkuitnya, pada Senin (16/8/2021) ini.

Melalui akun Instagram resminya, MGPA (Mandalika Grand Prix Asosiation) telah menyampaikan kabar ini. Selesainya tahap pengaspalan lintasan sirkuit ini, membuat Sirkuit Mandalika sudah siap digunakan.

Paling dekat adalah pada Nopember nanti, saat Sirkuit Mandalika akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan ajang Super Bike dunia. Penyelesaian sirkuit ini juga disebutkan sebagai salah satu persembahan bagi Ulang Tahun Republik yang ke-76.

“Kami persembahkan untuk Ibu Pertiwi tercinta, semangat kami selalu membara untukmu. Dirgahayu Republik Indonesia,” tulis unggahan Instagram @themandalikagp, Senin (16/8/2021).

Sirkuit Mandalika memiliki panjang lintasan 4,3 kilometer dengan 17 tikungan. Sirkuit ini juga siap untuk menyambut berbagai ajang gelaran balapan motor level dunia.

Sirkuit ini dibuat dengan proyeksi untuk menjadi tuan rumah seri balapan di paruh pertama musim MotoGP 2022 setelah gagal menjadi tuan rumah MotoGP 2021 lantaran pandemi Covid-19.

Selain itu, Sirkuit Mandalika juga masuk kalender Superbike World Championship (WSBK) untuk seri terakhir pada 4 November mendatang. Bagi para penggila balapan, ajang ini sudah bisa dinikmati secara langsung di Sirkuit Mandalika.

Pengaspalan lintasan sirkuit Mandalika, disebut menggunakan aspal kualitas terbaik di dunia. Aspal itu didatangkan langsung dari Inggris, sebagai bagian dari syarat yang ditentukan oleh Dorna, selaku penyelenggara MotoGP.

Aspal ini disebut-sebut memiliki spesifikasi khusus, sehingga harus didatangkan langsung dari Inggris. Dengan demikian, permukaan lintasan sirkuit Mandalika bisa mencapai standart yang ditetapkan oleh MotoGP.

Dari informasi yang beredar, aspal yang dipakai menggunakan LCD (Local Content Development) sebanyak 80 persen yang diolah dengan AMP (Asphalt Mixing Plan). Property ini memiliki kapasitas 250 ton per jam, dan 20 persen lainnya dicampur dengan produk impor untuk lapisan atas dengan satu kali mixing.

Penggunaan material aspal seperti itu, membuat lintasan di Sirkuit Mandalika akan memiliki standar sirkuit kelas A internasional. Dengan demikian, lintasannya sudah sama atau setara dengan sirkuit-sirkuit di dunia, yang selama ini digunakan untuk balapan MotoGP.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...