Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

KONI Pati Raya Minta Porprov Jateng Jangan Sampai Ditunda ke 2023

Fatchur Rachman, Ketua KONI Grobogan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – KONI Pati Raya meminta agar pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tidak ditunda pada tahun 2023. Mereka berkeinginan agar even tersebut tetap digelar pada tahun 2022.

Hal itu disampaikan Ketua KONI Pati Raya Fatchur Rachman. Menurutnya, sejauh ini, masing-masing tuan rumah Porprov 2022 sudah siap memenuhi sarana dan prasarana untuk menghelat kejuaraan tingkat Provinsi Jateng yang digelar empat tahun sekali tersebut.

KONI Pati Raya ini meliputi Kabupaten Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan.

“Sesuai dengan hasil rapat KONI Pati Raya di Kudus belum lama ini, kami siap melaksanakan Pra Porprov pada Maret 2022 dan even Porprov di Desember 2022. Keputusan tersebut dihadiri oleh enam kabupaten sebagai tuan rumah,” kata Fatchur yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Grobogan itu.

Ia menegaskan, kesepakatan tersebut akan diusulkan ke Pemprov Jateng agar pelaksanaan Porprov tetap dilaksanakan pada tahun 2022 dan tidak mundur pada tahun 2023.

”Hasil keputusan dari Pati Raya ini akan kami laporkan ke Gubernur Jawa Tengah. Dengan demikian, semua daerah yang menjadi tuan rumah mengetahui kepastian pelaksanaanya,” ujarnya.

Di sisi lain, keputusan untuk penundaan pelaksanaan Porprov tahun 2022 di Pati Raya juga masih menunggu keputusan hasil Musprov KONI Jateng yang rencananya akan digelar akhir tahun 2021. Oleh sebab itu, pelaksanaan Porprov masih tetap dilaksanaan di tahun 2022 sambil menunggu ada keputusan secara resmi.

”Petunjuk teknis Porprov ditunda bulan pelaksanaannya pada tahun 2022 atau digelar tahun 2023 masih menunggu Musprov KONI Jateng,” sambungnya.

Lebih lanjut Fatchur menjelaskan, jika pelaksanaan Porprov Jateng mundur sampai tahun 2023 maka akan berdampak pada Pemkab dan Pemkot se-Jawa Tengah terkait anggaran. Soalnya, anggaran untuk mengikuti event ini telah dianggarkan di APBD masing-masing. Terutama di daerah Pati Raya yang menjadi tuan rumah.

”Jika Porprov mundur maka akan berdampak pada jadwal PON tahun 2023 di Aceh atau Sumatera Utara. Sebab, pelaksanaanya akan sama dengan Porprov,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Fatchur berharap agar pelaksanaan Porprov tetap dilaksanakan pada tahun 2022. Meskipun dalam bulan pelaksanaanya tetap mundur sampai akhir tahun 2022.

“Dari masing-masing daerah terutama di wilayah Pati Raya telah dianggarkan untuk pelaksanaan Porprov dan venue pertandingan juga sudah disiapkan. Harapan kami tetap dilaksanakan tahun 2022,” tandasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...