Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Program Aku Sedulurmu Polda Jateng Dapat Penghargaan Unicef

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat saat menerima Audiensi dan penyerahan bantuan sosial peduli covid-19 dari Panitia Imlek Nasional di Ruang Kerja Kapolda Jateng, Mapolda Jateng, Jumat (13/8/2021). (Humas Polda Jateng)

MURIANEWS, Semarang – Polda Jateng mendapat penghargaan dari United Nations Children’s Fund (Unicef) atas kepeduliannya terhadap anak-anak yatim piatu korban Covid-19 melalui program ‘Aku Sedulurmu’.

Dengan program tersebut, saat ini Polda Jateng menjadi yang pertama dalam hal pemberian bantuan pendidikan pada anak-anak terdampak Covid-19 di Jawa Tengah.

”Kami ucapkan terimakasih atas pengharaan ini. Kami harap program ini bisa berkembang dan menjadi inspirasi semua pihak,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi seperti dikutip dari siaran pers di laman Tribrata Polda Jateng, Sabtu (14/8/2021).

Kapolda menjelaskan, program Aku Sedulurmu ini memang berfokus pada bantuan biaya pendidikan anak-anak yang terdampak hingga kehilangan kedua orang tua karena Covid-19 mulai dari SD, SMP,  hingga SMA sederajat.

“Jadi anak yatim piatu yang tidak punya bapak tidak punya ibu kita data di seluruh Jawa Tengah, kita kasih biaya pendidikan SD, SMP dan SMA,” terang kapolda.

Bantuan pendidikan melalui program “Aku Sedulurmu” tersebut menurut Kapolda Jateng akan langsung masuk ke tabungan masing-masing anak dan hanya bisa diambil oleh orang tua asuh.

”Jadi penerima bisa mengecek langsung. Kami harap program ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” ungkap kapolda.

Di sisi lain, guna keberlanjutan program yang mulia ini, pihaknya juga telah memerintahkan seluruh Kapolres jajaran untuk membuat program serupa khusus untuk anak-anak.

“Mulai Senin besok, para Kapolres harus buat program ini khusus anak-anak, selama ini kan yang dibantu pengemis, angkringan, tukang ojek. Anak-anak yang bantu siapa? Durung ono.. Anak-anak mbok kei beras? gak iso. Anak-anak mbok kei sembako, gak bisa,” tegas kapolda.

Melalui program ini, Kapolda Jateng berharap, anak-anak korban Covid ini bisa mewujudkan cita-cita dan tidak mengalami putus sekolah. Dengan begitu, mereka bisa menjadi orang berguna saat dewasa.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...